Aksi Tim Kota Tual di Karnaval Budaya Tarik Perhatian Publik Surabaya

IMG-20250513-WA0007

MediatorMalukuNews.com – Aksi tim Kota Tual yang mengikuti kegiatan karnaval budaya dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Munas APEKSI) VII tahun 2025 baru -baru ini di Kota Surabaya, Jawa Timur menarik perhatian publik setempat.

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Tual turut ambil bagian dalam Karnaval Budaya APEKSI 2025 yang digelar di kota pahlawan itu, Jumat malam (9/5), pukul 19.oo–22.oo wib.

Kegiatan bergengsi tingkat nasional itu diikuti sekitar 80 peserta dari 98 kota dan 5 kota administratif se-Indonesia.

Dalam karnaval ini, Pemkot Tual menggandeng Ikatan Mahasiswa Kei (IMKEI) Surabaya, masyarakat Kei yang berdomisili di Surabaya, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta komunitas lokal “Kaki Bajalang”.

Turut hadir memeriahkan barisan karnaval, Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, bersama Ketua TP-PKK Kota Tual, Sany Salasa Rumra.

Sepanjang rute karnaval, tim dari Kota Tual berhasil memukau penonton dengan penampilan tari tradisional ‘Sosoi Yerik’ dan Sawat yang dibawakan dengan anggun dalam balutan busana adat Kei.

Baca juga :   PT. PLN ULP Piru Buka Layanan Posko Mudik Nataru, Ada Layanan SPKLU dan Rest Area Minuman Hingga Wifi Gratis

Sambutan meriah pun diberikan oleh warga Surabaya yang memadati jalur yang dilalui peserta karnaval budaya.

Setibanya di garis akhir depan Gedung Pemuda, Kota Surabaya, tim karnaval Kota Tual disambut hangat Wali Kota Surabaya beserta isteri sebagai bentuk apresiasi atas penampilan yang dinilai luar biasa.

Tak hanya menampilkan seni budaya, Kota Tual juga aktif dalam rangkaian kegiatan ‘Indonesia City Expo 2025’ dengan mempromosikan kuliner khas Kei dan produk kerajinan lokal.

Di ajang yang sama, pemuda berbakat asal Kota Tual, Mirza Alkatiri, yang tergabung dalam Tim Yutchangare berhasil meraih Best Performance di antara seluruh delegasi kota lainnya.

Partisipasi Kota Tual dalam ajang nasional ini menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam melestarikan budaya serta memperkenalkan potensi lokal ke tingkat nasional.(Al.)