Peringati HUT ke-80, Pengurus PGRI Ranting 4 Kecamatan Seram Barat Gelar Upacara dan Pentas Seni

IMG-20251126-WA0019

MediatorMalukuNews.com_Dalam rangka perayaan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 tahun 2025, dan Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada Selasa, (25/11/2025) sejumlah sekolah yang berada pada ranting 4 Pengurus PGRI Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), yakni SMA Negeri 12 SBB, SD Negeri 2 Kawa, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kawa, SMPN 7 Seram Barat, SDN 1 Kawa menggelar upacara yang dipusatkan di SMA Negeri 12 Desa Kawa, yang berlokasi di Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat, Selasa (25/11/2025).

Sebagai Inspektur Upacara dalam upacara peringatan HUT PGRI ke 80 dan HGN tersebut adalah Ketua PGRI Cabang Seram Barat, Enos Mahenterissa, sedangkan Komandan Upacara Epo Guru SMP N 7 Seram Barat.

Dalam sambutannya, Inspektur Upacara, Enos Mahenterissa membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) – RI, Abdul Mu’ ti yang menyatakan, di era digital dan dunia global, tugas guru semakin berat. Guru dihadapkan pada tantangan kehidupan yang semakin hedonis dan materialistis dimana kebahagiaan dan penghargaan atas manusia dihargai sebatas kepemilikan dan kesenangan material.

Baca juga :   Ketua Baznas SBB: Materi Rakornas Bisa Jadi Motivasi Pemda Dalam Program Pengentasan Kemiskinan

Mahenterissa mengungkapkan, Guru juga dihadapkan pada tantangan sosial, budaya, moral, politik, tuntutan masyarakat yang kian tinggi, dan apresiasi yang rendah, dimana ada sebagian guru yang mengalami tekanan material, sosial, mental, dan berhadapan dengan aparatur penegak hukum.
Kondisi demikian harus diakhiri, Guru harus tampil lebih percaya diri dan berwibawa di hadapan para murid.

Untuk melindungi para guru, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia.
Isi kesepahaman antara lain penyelesaian damai (Restorative justice) bagi guru yang bermasalah dengan murid, orang tua, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam hal-hal yang berkaitan dengan tugas mendidik.

Usai kegiatan upacara peringatan, dilanjutkan dengan acara ramah- tamah yang berlangung di Lapangan Upacara SMA Negeri 12 SBB.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan suguhan pentas seni dari siswa- siswi dan para guru sekolah – sekolah yang terlibat kegiatan itu. (Nicko Kastanja)