Ini Kata Wattimena Saat Pencanangan dan Peluncuran Tema HUT Kota Ambon ke-451

IMG-20260517-WA0014

MediatorMalukuNews.com_ Menjadikan Ambon sebagai kota yang bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi semua elemen masyarakat yang mendiami kota ini.

Demikian disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena pada pencanangan dan peluncuran Tema HUT Kota Ambon ke-451 di Jalan Pattimura, Jumat malam (15/5/2026).

Adapun  tema besar menyongsong HUT Kota Ambon kali ini, yakni: “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

Menurut orang nomor satu Kota Ambon ini, pemilihan tema ini bukan tanpa alasan. Hal ini bertujuan agar adanya kesadaran kolektif seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup, bukan sekadar beban pemerintah.

“Ambon Bersih harus menjadi budaya hidup kita seluruh warga. Ini bukan cuma tanggung jawab pemerintah kota, tapi tanggung jawab kita semua,” jelasnya.

Kegiatan pencanangan HUT ibu kota provinsi Maluku ini pun dirangkai dengan pembukaan  Pattimura Fest 2026 ,yang  ditandai dengan penyerahan obor Kepala Disparbud Kota Ambon, Christian Tukloy, selanjutnya pencanangan HUT Kota Ambon.

Selain itu, Wali Kota menyerahkan Booth UMKM kepada perwakilan pelaku UMKM, serta penyerahan Sertifikat Hak Intelektual (HAKI).
pada kegiatan yang berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari perjuangan Pattimura ke-209 ini, Wali Kota menegaskan pentingnya mewarisi semangat perjuangan Kapitan Pattimura menghadapi tantangan modern.

Baca juga :   Berdasarkan Rekam Jejak Sejarah Perjuangan, Masyarakat Minta Pembangunan Batalyon TNI di Tala

“Pattimura- Pattimura tua boleh dihancurkan, tapi kelak Pattimura- Pattimura muda akan bangkit. Kitalah Pattimura muda itu hari ini. Mari kita maknai semangat perjuangan beliau untuk diwujudkan dalam tugas dan peran kita masing-masing,” katanya .

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh warga Kota Ambon berani tampil dengan identitas diri dan semangat juang tinggi.

Dikatakanny,Perjuangan saat ini bukan lagi melawan penjajah fisik, melainkan masalah sosial yang masih membelenggu masyarakat.
“Mari sama-sama kita lawan kemiskinan, lawan kebodohan, pengangguran, serta berbagai masalah sosial kemasyarakatan lainnya. Kita punya tanggung jawab bersama untuk peduli lingkungan, penanganan sampah, hingga pembangunan kesehatan dan pendidikan,” katanya.
Dirinya berharap event ini tidak sekadar menjadi seremonial tahunan,tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi ekosistem ekonomi kreatif, memperkuat posisi Ambon sebagai City of Music, serta menjadi magnet pariwisata berbasis budaya.(****)