Pemkot Ambon Terima Kunjungan Dubes Selandia Baru: Bahas Energi Terbarukan, Sampah, SDM Hingga Penguatan Kehidupan Sosial
MediatorMalukuNews.com_ Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Selandia Baru untuk RI, Phillip Taula dan Rombongan.
Kedatangan dubes dan rombongan ibu diterima diterima langsung Wali Wota Ambon Bodewin Wattimena di Balai kota Ambon, Senin (14/9/2026) .
Saat pertemuan Wali Kota dan tamu tersebut, mereka membahas pengembangan energi terbarukan, pengelolaan sampah, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) hingga penguatan kehidupan sosial masyarakat.
Kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan bahwa Pemkot Ambon terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat bagi warga kota Ambon khususnya dalam pengembangan energi terbarukan yang dinilai penting bagi wilayah kepulauan serta pengembangan SDM.
Selain itu , pengelolaan sampah menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut.
Wali Kota menjelaskan, produksi sampah Kota Ambon saat ini mencapai sekitar 300 ton per hari, sehingga belum memenuhi skala yang dibutuhkan untuk penerapan “waste-to-energy” yang diperkirakan memerlukan sekitar 1.000 ton per hari.
Ditegaskan, Pemkot Ambon akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk NGO dalam menangani persoalan sampah khususnya sampah yang berakhir di kawasan pesisir dan laut.
” Produksi sampah kita saat ini sekitar 300 ton per hari. Angka ini memang belum memenuhi skala yang dibutuhkan untuk ‘waste-to-energy’ tetapi kita terus melakukan kolaborasi dalam penanganan sampah, termasuk sampah maritim,” jelasnya.
Di lain sisi, Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Phillip Taula menyampaikan dukungan terhadap peningkatan kapasitas pemerintah daerah melalui program beasiswa dan short course. Sebanyak 65 kuota beasiswa tersedia bagi staf pemerintah daerah.
Audiensi juga membahas persoalan air bersih yang dipengaruhi kondisi geografis Kota Ambon serta pentingnya menjaga harmonisasi sosial di tengah keberagaman masyarakat.
Melalui pertemuan tersebut, Pemkot Ambon menegaskan komitmennya memperluas kolaborasi dengan mitra internasional dalam mendukung energi terbarukan, pengelolaan lingkungan, peningkatan kapasitas SDM dan pembangunan berkelanjutan di Kota Ambon.
Kunjungan tersebut merupakan ‘courtesy call’ sekaligus bagian dari peluncuran program kerja sama energi terbarukan NZMATES Phase 2 yang berlangsung selama lima tahun, 2026–2031, bersama Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM.
Program NZMATES Phase 2 didukung konsorsium institusi Selandia Baru bersama Yayasan Mercy Corps Indonesia, dengan kantor operasional Program Management Office (PMO) NZMATES berada di Kota Ambon.
Audiensi juga membahas persoalan air bersih yang dipengaruhi kondisi geografis Kota Ambon serta pentingnya menjaga harmonisasi sosial di tengah keberagaman masyarakat.
Melalui pertemuan tersebut, Pemkot menegaskan komitmennya memperluas kolaborasi dengan mitra internasional mendukung energi terbarukan, pengelolaan lingkungan, peningkatan kapasitas SDM, dan pembangunan berkelanjutan di Kota Ambon.(****)

