Bupati Buru Selatan Tanam Mangrove dan Serahkan Bibit Kepiting di Desa Waefusi

IMG-20230904-WA0042

MediatorMalukuNews.com – Bupati buru selatan Safitri Malik menyerahkan bibit mangrove dan bibit kepiting di Desa Waefusi kecamatan Namrole kabupaten Buru selatan. 03/09/2023.

Dalam penyerahan tersebut Di hadiri wakil bupati Buru Selatan Gerson Eliayer Silsily, sekertaris daerah Drs Umar Mahulette, TNI POLRI, staf ahli, asisten setda, 𝚍𝚊𝚗 para pencinta alam.

Penyerahan bibit tersebut juga akan melestarikan alam untuk pengembangan pariwisata Buru Selatan kini memberikan tren yang positif. Karena Provinsi Maluku Kabupaten Buru Selatan kini di lirik terus oleh wisatawan manca negara yang menjadikan Buru Selatan sebagai daerah tujuan wisata. Kini, kami di Buru Selatan memiliki 12 wisata unggulan yang menjadi prioritas untuk di kembangkan, kata orang nomor satu di Buru Selatan itu.
Buru Selatan juga akan menjadi pengembangan parawisata unggulan berbasis sustainable, tourism,atau parawisata berkelanjutan. Hal itu menjadi konsep pemerintah Kabupaten Buru Selatan dalam pengembangan desa wisata. Karena dengan adanya parawisata berkelanjutan maka akan menciptakan ekonomi, sosial, budaya dan masa depan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di Buru Selatan. Bupati juga akan berupaya agar ada peningkatan sustainable tourisme, akan di tetapkan pada desa wisata yang di fokuskan ada 4 (empat) yang akan di kembangkan di antaranya.
Pengola berkelanjutan (bisnis parawisata), ekonomi berkelanjutan (sosial ekonomi) jangka panjang, ekonomi berkelanjutan budaya (sustainable culture), yang harus di kembangkan dan perlu di jaga dengan baik dan dari aspek lingkungan.

Baca juga :   Wattimena Ajak Generasi Muda Kota Ambon Teladani Semangat Juang Kapitan Pattimura

Dari empat aspek yang di sebutkan maka ada ekosistem lingkungan sehingga ada aksi perubahan yang di lakukan menanam anakan mangrove sebanyak 500 pohon di Desa Waefusi. Safitri juga berharap agar kegiatan ini bertujuan untuk kita dapat menjaga keseimbangan dari aspek ekosistem lingkungan sehingga daya tarik wisata dan tetap terjaga dengan baik, jika lingkungan rusak maka akan terjadi degradasi terhadap kwalitas daya tarik wisata hal itu juga akan mengurangi kunjungan wisatawan ke desa. Safitri juga berharap agar dengan adanya kelestarian lingkungan wisata dan di berikan bibit tetap terjaga dan di pelihara secara baik. Harapan nya jangan merusak pohon mangrove dan menebangnya senabarangan tujuan nya untuk dapat menarik daya saing wisatawan di desa tersebut.(lopi)