Gepeng Marak di Pusat Kota Ambon, Diharapkan Tak Ada yang Eksploitisir

IMG_20240130_081146

MediatorMalukuNews.com – Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) mulai marak terlihat di pusat Kota Ambon. Fenomena tersebut dinilai membawa kesan kurang baik bagi kota julukan manise ini.

Kepala Dinas Sosial, Kota Ambon, S. Slarmanat berharap semoga tidak ada pihak tertentu yang mengeksploitisir para gepeng ini untuk melakukan aksi ‘minta- minta’ di ruas – ruas jalan dan pusat–pusat perbelanjaan .

Apalagi sesuai laporan yang diperoleh, kebanyakan dari para gepeng yang tersebar di pusat kota ini kebanyakan masih bocah berusia usia anak sekolahan.

“Apabila kedapatan ada orang-orang yang mengeksploitasi Gepeng ini, lebih baik dihentikan. Karena hal ini telah melanggar Undang-undang perlindungan anak. Kami telah mendapat bocoran waktu penindakan yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab,” bebernya
kepada media di Ambon, Senin (29/1/2024).

Untuk itu, dia menghimbau warga Kota Ambon sampai ke tingkat RT/RW, apabila kedapatan ada yang mengorganisir para gepeng tersebut, segera menginformasikan ke pihak pemerintah Kota Ambon untuk ditindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku.

Dikatakan, anak-anak jalanan yang berhasil diciduk pihak Dinas Sosial Kota Ambon, didata secara lengkap, dibersihkan, dimandikan dan diberi pembinaan, dan kemudian dipulangkan kepada orang tuanya.

Baca juga :   Pemkot Dukung Sanggar Seni di Kota Ambon

” Sampai saat ini telah terdata sebanyak 20 Gepeng di Kota Ambon. Selanjutnya akan kami tindak lanjut sesuai dengan aturan yang ada,” tandasnya. ()