Jika Terpilih, BNO Jadikan Pemerintahan Maluku Yang Tersistem
Ambon, MediatorMalukuNews.com- Jika dikehendaki oleh Yang Maha Kuasa dan terpilih sebagai Gubernur Maluku, Barnabas Nathaniel Orno (BNO) akan menjadikan pemerintahan di Maluku tersistem.
Pernyataan ini diakui Bakal Calon Gubernur Maluku, Barnabas Nathaniel Orno kepada awak media saat pengembalian berkas pendaftaran di DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Jumat (10/5/2024).
Untuk itu, diharapkan sungguh kepemimpinan Provinsi Maluku kedepan lebih baik dari sekarang.
“Andaikan saya direkomendasikan atas perkenaan Tuhan dari DPD Partai Hanura, saya bersama pasangan akan membangun Maluku ini lebih baik depan,” tuturnya.
Selain itu, tidak terlepas juga di ujung pena para media ada bom dan berkat, dan dengan ijin Tuhan saya terpilih maka dengan para media kita akan membangun Maluku.
Diakui, pemerintahan itu ibaratkan kapal yang berlayar harus memakai kompas, jadi apabila tidak diletakan berdasarkan sistem tapi orang maka pemerintahan itu bagaikan kapal yang berlayar tanpa kompas.
“Selama ini ada masyarakat Maluku yang mengatakan bahwa Wakil Gubernur Maluku tidak melakukan sesuatu, ya itu betul. Karena dari sisi kebijakan Wakil Gubernur bukan pengngambil kebijakan, tapi saya pernah punya pengalaman pengambil kebijakan dan keputusan disaat saya menjadi Bupati,” tukasnya.
Dilanjutkan, dirinya menitik karir itu dari
pegawai biasa,camat ,staf biasa pejabat di kantor bupati dan terkahir Wakil Bupati. “Dari 2006 – 2024 itu tanpa jeda berturut- turut, saya sudah di posisi ini 18 tahun, jadi saya sudah tau persis panas disiang hari oleh matahari seperti apa dan dingin di malam hari itu oleh bulan dan bintang itu seperti apa,” tuturnya.
Tak hanya itu, ada dua tanda yang sangat diharapkan yakni mendapat bantuan dan rekomendasi. “Kalau dua tanda ini hamba dapat rekomendasi Tuhan, itu artinya Tuhan Allah disorga itu cuman satu,” jelasnya.
Saat ditanya soal, calon Wakil Gubernur yang akan bersanding, Orno mengatakan, wakilnya sudah mendaftar dimana-mana, tapi sampai saat ini saya belum bisa munculkan namanya ke publik, ada saatnya.
“Biarlah nanti saatnya, kita akan lihat siapa yang akan berpasangan dengan saya. Saya ambil wakil juga dilihat dari sisi geo politik. Karena bicara pilkada ini, dia harus dari mana, basis tradisionalnya, dan lainnya. (ES)
