Pj.Walikota Ambon Harap Kegiataan Jalan Santai dan Pengobatan Gratis WKRI Pupuk Hidup “Orang Basudara”

IMG-20240524-WA0012

MediatorMalukuNews.com- Penjabat (Pj) Walikota Ambon, Bodewin Wattimena berharap kegiatan jalan santai dan pengobatan gratis yang dilakukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wanita Katolik RI (WKRI) Maluku dan Maluku Utara dalam rangka perayaan 100 tahun HUT WKRI tanggal 26 Juni 2024 mendatang dapat memupuk persaudaraan dan kekeluargaan sebagai ‘orang basudara’ yang tinggal di Maluku khususnya yang mendiami kota julukan manise ini.

Hal ini disampaikan Wattimena dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Satuan Pamong Praja Kota Ambon, Richard Luhukay pada pembukaan acara jalan santai yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon, Kamis (23/5/2024).

Orang nomor satu di Kota Ambon ini berharap kegiatan positif seperti ini terus dilakukan bukan saja untuk merayakan ulang tahun tetapi bisa diagendakan secara rutin.

“Kegiatan ini dapat memupuk tali persaudaraan, dan semoga kita semua bisa bergandengan tangan menjadikan Kota Ambon sebagai rumah bersama yang maju, aman, nyaman, indah sehat dan sejahtera,”harap Wattimena.

Sebab menurutnya, realita perjalanan panjang masyarakat dalam bergereja di Maluku khususnya di Kota Ambon telah membuktikan bahwa dari warga organisasi gereja banyak melahirkan pemimpin-pemimpin gereja maupun pemimpin masyarakat di bidangnya dengan sejumlah prestasi luar biasa dan membanggakan, bahkan mampu memimpin umat dan masyarakat pada suatu perubahan yang lebih baik.

Ditambahkan, WKRI dalam kiprahnya memiliki tekad sebagai pengikat dalam rangka mewujudkan bela rasa dan keprihatinan bersama terhadap perempuan khususnya dan bagi mereka yang tidak mendapatkan keadilan pada umumnya.

Baca juga :   Polsek Wetar Lakukan Pengamanan Ibadah di Masjid Miftahul Khair Lurang

“Pemimpin ini yang pada akhirnya menuntun kita membangun NKRI. Selaku pemerintah kami bersyukur memiliki WKRI sebagai mitra kerja yang turut bersama bekerja menjalankan karya-karya pengabdian sosial untuk mewujudkan kesejahteraan bersama serta menegakan harkat dan martabat manusia, bukan saja di Kawasan perkotaan tetapi juga di tempat-tempat yang jauh dan terisolir,” ungkapnya.

Sementara itu, Uskup Diosis Amboina, Mgr. Seno Ngutra berharap WKRI di Maluku menjadi Wanita Katolik yang hebat, yang setia, tetapi juga yang sejati.

Uskup mencontohkan, seorang ibu yang sementara membersihkan sampah di Lapangan Merdeka tanpa memperdulikan hujan.

“Contohilah ibu tersebut. Dia menjadi seorang Wanita hebat, yang melakukan pekerjaan yang kecil dengan cinta yang besar. Dan saya tidak pernah meragukan para ibu, karena kalian baik ibu-ibu Katolik, Muslim, Protestan, Hindu, Budha, telah melaksanakan tugas dengan baik dalam rumahtangga masing-masing,”ungkap Uskup.

Karena itu, ketika anda melakukan kegiatan di tengah guyuran hujan saat ini, maka Tuhan mau mengingatkan akan beberapa hal, Pertama, air atau hujan tak hanya menjadi lambang atau sumber kehidupan dan kesuburan, tetapi juga membersihkan. Karena itu, pelajaran penting para ibu pun apalagi nanti Pilkada, maka Uskup harap bahkan percaya bahwa para ibu nantinya akan menjadi sumber kehidupan, sumber ketenangan, sumber inspirasi bagi kita sekalian di provinsi ini.

Baca juga :   Pj. Walikota Ambon Berhak Minta BPKP Audit PT.DSA

Kedua, hujan ini akan membatasi langkah-langkah, tetapi ketika kita semua terkumpul di sini, ini mengingatkan bahwa persatuan dari hati ke hati itu lebih penting dari pada gerakan yang luar biasa di luar sana.

“Karena zaman ini orang tidak lagi duduk bercerita dari hati ke hati karena handphone, tetapi hari ini jika hujan membuat anda berteduh di sini, maka anda dituntun duduk bercerita, lihat orang punya muka dan tanpa main hp,”tandas Uskup.

Ketiga, tentu dengan kehadiran ibu-ibu hebat lintas agama, juga dari ibu-ibu TNI-Polri, bahwa hanya dalam kebersamaan jalan bersama, negeri ini, negara ini akan maju, akan aman, akan damai dan akan menjadi negeri yang hebat.

Acara jalan santai berlangsung, Kamis pagi, dibuka Uskup Diosis Amboina Mgr. Seno Ngutra dan Pj Walikota Ambon yang diwakili Kepala Sat Pol PP. Richard Luhukay.

Kendati diguyur hujan, tetapi tak menyurutkan semangat ibu-ibu WKRI melakukan olahraga yang mempunyai beragam manfaat untuk kesehatan tubuh.

Sambil menunggu hujan reda, ratusan ibu-ibu berseragam kaos krak biru berlogo WKRI di dada kiri itu, mengikuti permainan rangking 1 yang dipandu Anggota Presidium II DPD WKRI Maluku – Maluku Utara, Deliana Masela.
Di tengah guyuran hujan, ternyata permainan rangking 1 yang pertanyaan seputar AD/ART WKRI ini cukup menghibur para tamu undangan yang hadir, dimana, banyak ibu WKRI harus bergeser keluar arena karena salah memberikan jawaban yang salah dengan mengangkat kertas putih dan kertas merah jika jawaban benar, hingga akhirnya yang keluar sebagai pemenang Ibu Yuli Lamalelang dari Cabang Stela Maris, Benteng.

Baca juga :   Bandara Pattimura Ambon Berhasil Langsungkan 'Inaugural Flight' untuk Maskapai TransNusa Rute Baru AMQ- MDC dan AMQ- SOQ

Hujan pun belum reda, dua instruktur senam pun beraksi di depan podium dengan senam jantung sehat yang dilanjutkan dengan senam aerobic dan senam zumba.

Suara music pun membuat ibu-ibu semakin bersemangat membakar lemak dengan gerakan tangan dan kaki yang sesekali harus melompat di tengah derasnya hujan.
Kondisi alam pun sepertinya mulai berpihak kepada WKRI. Hujan pun perlahan mulai reda. Ibu-ibu WKRI kemudian diiringi marching band SMA Xaverius Ambon, dengan titik start dan finish dari Lapangan Merdeka.

Usai melakukan jalan santai, dilanjutkan dengan pengobatan gratis, bukan saja anggota WKRI tetapi pelayanan kesehatan gratis ini juga dilakukan bagi masyarakat umum. (*)