Kesbangpol Bursel Gagas Rakor dan Bentuk Tim Kewaspadaan Dini Jelang Pilkada Serentak
MediatorMalukuNews.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) menggagas Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi dan pembentukan tim kewaspadaan dini untuk siap menjaga kondusifitas daerah jelang Pilkada serentak November 2024,
sekaligus me-launching WhatsApp ‘Group Bursel Siaga’ melalui Bidang Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional.
Instansi Pemerintah Daerah (Pemda) tersebut meluncurkan program inovasi, yakni: Bursel Siaga, belum lama ini (23/07/2024), bertempat di Ruang Rapat Kesbangpol Bursel.
Program ini merupakan upaya optimalisasi fungsi Tim Kewaspadaan Dini Kabupaten Bursel menjaring informasi maupun laporan masyarakat di seluruh wilayah kabupaten tersebut.
Program yang digagas Ali Maharaja selaku Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Kabupaten Bursel itu, menghadirkan Asisten I Pemda Bursel, Ridwan Nyio sekaligus mewakili pemerintah kabupaten setempat membuka kegiatan tersebut.

Juga, turut hadir dalam acara ini, Kepala Kesbangpol Bursel, Muhamad Solissa, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Namlea, Kasi Intel Kodim, Intel Polres, Perwakilan Badan Intelijen Nasional (BIN), Danramil Leksula, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perindustrian & Perdagangan, Kepala Satpol PP Bursel, Kepala Badan Narkotik Nasional (BNN), Sekretaris Kesbangpol selaku reformer sebagai peserta PIM 3 angkatan 10 tahun 2024.
Melalui program Bursel Siaga, masyarakat dapat memberikan masukkan informasi, aduan, keluhan, maupun laporan yang berkaitan dengan permasalahan daerah melalui nomor call center bursel yakni 0821-9988-6383. Masyarakat pun bisa menyampaikan informasinya melalui SMS, Telepon, maupun WhatsApp.
Ali Maharaja selaku Koordinator Tim Kewaspadaan Dini Bursel menyatakan, pihaknya juga bakal melaunching grup WhatsApp dan grup Facebook Khusus.
Dikatakan, sarana tersebut nantinya dapat dipergunakan sebagai wadah berbagi informasi dari masyarakat kepada Tim Kewaspadaan Dini Kabupaten Bursel. Sehingga pada akhirnya seluruh permasalahan yang berpotensi meningkatkan kerawanan Kamtibmas di kabupaten ini segera teridentifikasi, dan ditindaklanjuti oleh berbagai unsur dalam Tim Kewaspadaan Dini Kabupaten Buru Selatan. (lopi)
