Politeknik Negeri Ambon Belum “Kasi” Ijasah Mahasiswa Lulusan 2022
MedoatorMalukuNews.com – Pihak Politeknik Negeri Ambon diinformasikan belum “Kasi” ijazah kepada sejumlah mahasiswa lulusan tahun 2022 yang mengenyam pendidikan di lembaga perguruan tinggi teknik negeri ini, baik, ijazah Diploma Tiga (D3) maupun ijazah D4. Padahal sejumlah mahasiswa tersebut melaporkan ke wartawan, mereka sudah menyelesaikan berbagai proses pendidikan, dan juga telah menyelesaikan berbagai kewajiban sejak awal mengenyam study sebagai mahasiswa hingga dinyatakan lulus di lembaga perguruan tinggi negeri tersebut.
Kewajiban yang dimaksud mulai dari proses akademik hingga penuntasan urusan biaya administrasi. Bahkan yudisium pun sudah dijalani hingga berakhir dengan proses wisuda. Namun menjadi pertanyaan, kenapa sampai sudah memasuki tahun kedua setelah diwisuda tapi mereka belum juga diberikan ijazah dari pihak almamater-nya.
“Ini juga beta (Saya) bingung. Seng (Tidak) tahu alasan apa sampai katong (Kami) punya ijazah belum diberikan,” lapor sumber, Selasa (10/9/2024), sembari enggan membeberkan namanya dipublikasi.
Mereka kesal terhadap pihak Politeknik Negeri Ambon, sebab dikatakan, saat ini mereka terhalang mendapatkan pekerjaan lantaran dituntut menunjukkan bukti fisik ijazah terakhir sebagai salah satu syarat utama dinyatakan kompeten masuk kerja di lembaga swasta maupun pemerintahan.
“Sekarang ada banyak permintaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dan juga permintaan tenaga di instansi lainnya. Tapi Katong seng ada ijazah jadi mau melamar kerja pakai apa ? Ijazah saja sampai sekarang ini Katong belum dapat,” kesal sumber.
Senada dengan itu, RS, orang tua salah satu mahasiswa Politeknik Negeri Ambon lulusan angkatan 2022 mengungkapkan kegeramannya sebab anaknya belum juga diberikan ijazah D4.
Padahal dia, sebagai lembaga pendidikan tinggi publik pemerintah seharusnya pihak Politeknik Negeri Ambon seharusnya menaati prinsip sebagaimana yang diamanatkan Undang- Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) Nomor 14 Tahun 2008. Sehingga harus memberikan penjelasan agar pihak orang tua juga tahu soal persoalan ijazah anaknya tersebut..
“Beta bingung juga. Ini setiap kali neta pung anak tanya dia punya ijazah. Mereka seng diberikan kejelasan. Ini sebenarnya ada apa?,” kesal orang tua tersebut.
Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu yang dikonfirmasi berkali-kali melalui telepon selulernya enggan merespon. Pun pesan tertulis singkat yang juga dilayangkan via whatsApp-nya untuk pertanyaan benar-tidaknya infomasi tersebut, dan juga alasan, atau kendala apa sehingga ijazah sejumlah mahasiswa Politeknik Negeri Ambon lulusan tahun 2022 belum juga sampai ke tangan mahasiswa bersangkutan, Direktur Politeknik Negeri Ambon ini sama sekali tidak menggubris perihal tersebut. (****)
