Ketua Bawaslu Busel Kembali Ingatkan Ini kepada ASN

IMG-20240926-WA0070

MediatorMalukuNews.com_ Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Robo Souwakil kembali mengIngatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah kabupaten tersebut menjaga netralitas dalam pesta demokrasi serentak 2024 nanti.

Demikian ditegaskan Souwakil usai kegiatan Prapat Pleno Terbuka penetapan nomor urut pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil bupati (Wabup oleh) KPU Kabupaten Bursel belum lama ini.

Dia mengatakan dalam sambutannya bahwa, dari hasil penetapan calon bupati dan Wabup, momen itu dibuat dalam rapat pleno terbuka penetapan Paslon oleh pihak KPU setempat.
Dimana kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh paslon bupati dan Wabup, juga dihadiri pihak Bawaslu Bursel bersama Kepala Sekretariat dan pihak lainnya yang turut hadir memastikan proses pengundian nomor urut tiga paslon sesuai aturan dan prosedur yang ditetapkan.

“Oleh karena itu, tentu kita tahu bersama bahwa semua pasangan calon dari tiga calon sudah mendapatkan nomor urut dengan akronim masing-masing. Mulai Paslon nomor urut 1 La Hamidi – Gerson Eliazer Silsily, paslon Abdul Haris Wali – Elisa Lenussa dengan berakronim “Walinusa” mendapatkan nomor urut 2, dan terakhir paslon Hj. Safitri Malik Soulisa – Hefri Lesnussa mendapat nomor urut 3 dengan akronim “SAH”. Oleh karena itu, tentu ada dua hal yang beta (Saya) tekankan dan imbau seluruh masyarakat. Yang pertama, bahwa, khususnya untuk unsur ASN dan Pemerintah Desa (Pemdes) dan karakteristik, bahwa tiga pasangan calonnya sudah memiliki nomor urut. Dan itu legal. Olehnya, saya mengimbau tidak lagi melakukan foto atau mengangkat dua jari tiga jari atau satu jari ke tiga pasangan calon. Karena itu mengarah pada kecenderungan mendukung salah satu pasangan calon di antara nomor urut 1, 2 dan 3,” tegas Robo.

Baca juga :   KPU Kabupaten Buru Selatan Klarifikasi Partai Politik

“Karena sah secara legitimasinya itu sudah ditetapkan oleh surat keputusan KPU. Dan baik, itu nomor urut 1 nomor, 2 dan nomor 3, itu nanti kemudian akan berada pada surat suara surat – suara yang nanti akan dicetak oleh pihak ketiga, melalui kerjasama. Dan pihak ketiga itu. Tentu dalam jumpa pers oleh tiga pasangan calon, itu saya kira ada yang sedikit menggelitik soal apa namanya praktek politik identitas. Apa politik yang sedikit bernuansa agak klien kepada seluruh pasangan calon dan semua tim sukses yang nanti mendaftarkan diri di KPU, tim apa, tim-tim kampanye sampai jumpa kepada pasangan calon dan tim kampanye yang nanti akan sementara nanti melakukan kampanye yang mulai tanggal 25 September dan berakhir tanggal 23 November 2024, mengutamakan visi misi dan gagasan sesuai dengan apa substansi dari kampanye itu sendiri, adalah menjual atau menyampaikan pendapat sesuai dengan visi dan gagasan yang memang sudah tertuang. Dan dalam surat keputusan di RPJMD yang sudah diserahkan tinggal imbauan kita kepada pasangan calon dan tim kampanye untuk terus menggerakkan visi misi yang sudah dibuat sehingga masyarakat bisa menilai mana yang terbaik. Hilangkan politik propaganda tentang identitas.,” tandasnya.

Baca juga :   Polres Buru Selatan Sampaikan Perkembangan Kasus Dugaan Pembunuhan Gafar Wawangi di Kecamatan Waesama

Selain itu, Ketua Bawaslu Bursel ini mengajak semua pihak menjaga kedamaian di wilayah kabupaten tersebut, papar dia usai rapat pleno terbuka penetapan nomor urut tiga Paslon tersebut.(lopi)