Diduga Ada Kepentingan Oknum “Orang Kuat” di Pilkada Aru, Usulan Pencairan Dana Proyek Ikut Tersandera

IMG-20240930-WA0007

MediatorMalukuNews.com_ Kondisi proses pentahapan Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Kepulauan Aru tersorot mulai “naik tensi” akibat adanya sejumlah dugaan kepentingan terselubung oknum “Orang kuat”. Ini ditandai dugaan adanya sejumlah pengusaha jasa kontraktor yang diduga ikut “Bermain” menyokong salah satu oknum jagoannya di proses pentahapan kampanye pilkada ini diinformasikan tak mampu banyak bergerak, sebab diinformasikan usulan pencairan dana hasil pekerjaan mereka yang dilaporkan sudah tuntas dan siap mendapat hasil upaya kerja proyek bersangkutan, akan tetapi proses pencairan hasil kerja proyek diduga dibuat tersendat oleh oknum tertentu di instansi berwenang. Akibatnya, ada sejumlah signalement liar berseliweran di publik yang menduga pencairan anggaran diduga sengaja dibuat seolah tersendat supaya tak ada donasi dungungan “logistik” dari oknum kontraktor bersangkutan untuk kegiatan dukung- mendukung para jagoan mereka yang maju bertanding di pesta demokrasi serentak 2024 di kabupaten julukan Jargaria tersebut.

Lantaran kondisi yang seolah dipersulit Itu, akhirnya nama Bupati Aru, Johan Gonga sebagai pemegang kendali ikut tertawa-bawa oleh oknum kontraktor bersangkutan.

Baca juga :   KPU Malra Gelar Jalan Santai, Hadirkan Tiga Paslon Bupati & Wabup

” Usulan pencairan dana proyek kami juga diduga dibuat tersandera akibat ada dugaan intervensi orang kuat Aru sebab berbeda figur dengan oknum-oknum kontraktor,” kesal salah satu oknum kontraktor yang mengaku sudah dua minggu bolak balik mengurusi pencairan dana hasil kerja proyek tetapi belum juga terealisasi.
Lapor oknum kontaktor itu melalui pesan Whatsap nya kepada wartawan baru-baru ini (29/9/2014) seraya meminta Identitasnya enggan dipublikasi.

Dikatakan, beberapa oknum kontraktor yang ingin turut mengambil bagian dalam memberikan sedikit sumbangan untuk mendukung figur Idolanya hanya mampu gigit jari, dan memantau dari kejauhan. Pasalnya, usulan pencairan dana proyek sesuai progres pekerjaan proyek yang berada di lapangan, terkesan dibikin berbelit oleh oknum di pihak instansi yang berwenang mengurusi pencairan dana proyek dimaksud.

“Tapi mudah-mudahan Senin ini anggaran proyek yang kantong usulkan, bisa realisasikan oleh Pihak Keuangan di BPKAD Aru,” harap Sumber.

Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga yang dikonfirmasi, Minggu,(29/ 9/2024) soal namanya Ikut dicatut dalam keterlambatan pencairan dana proyek okeh para kontraktor.

Baca juga :   Paslon Bupati & Wabup Aru Nomor 1 Temy-Hadi Kampanye Dikerumuni Ribuan Warga

“Sy (Bpuati) tdk mencampuri krn pencairan itu langsung berhubungan dgn Dinas bersangkutan dan bpkad. Dan sekarang juga masih tahapan perubahan anggaran maka setelah selesai perubahan anggaran baru bisa cair,” jelas Bupati Gonga dari balik pesan Whatsap nya.(Tim).