Api ‘Lahap’ Puluhan Ruko Pasar Jargaria Dobo dan Rumah Warga
MediatorMalukuNews.com_ Puluhan Rumah Toko (Ruko) dan sejumlah rumah warga di lokasi pasar Jargaria Dobo, pusat ibukota Kabupaten Kepulauan Aru dilahap si jago merah.
Kebakaran ini melahap hampir seluruh ruko warga di wilayah setempat, tepatnya di hari Minggu (3/11/2024), sekitar pukul 05.00 wit.
Akibat kebakaran di lokasi pasar itu, dilaporkan banyak pengusaha dan warga yang mendiami lokasi tersebut mengalami kerugian besar capai miliaran rupiah lebih.
Informasi yang diperoleh media ini dari salah satu sumber di lokasi kebakaran menyebutkan kalau kebakaran itu terjadi sekitar pukul lima pagi hari.
Sumber mengaku awalnya dia terdengar adanya teriakan warga minta tolong warga sekitar membantu pihaknya memadamkan kobaran api yang mulai membesar dan melebar memakan bangunan ruko serta rumah warga di lokasi sekitar pasar tersebut.
Saksi mata ini mengaku ketika kobaran api mulai membesar banyak warga di lokasi kejadian masih terlelap di tempat tidur. Namun karena teriakan minta tolong warga semakin ramai terdengar, warga mulai panik dan berlarian keluar ruko dan rumah untuk menyelamatkan anggota keluarga serta barang berharga seadanya yang bisa mereka bawa.
“Waktu mulai kebakaran, banyak orang tidak tahu. Mereka masih tidur. Tapi ketika api membesar tiba-tiba mereka bangun dan panik menyelamatkan diri dan membawa anak- anak mereka dengan pakaian dan barang seadanya. Bahkan ada juga yang lari keluar rumah tanpa membawa barang apa-apa, hanya pakaian di badan dan lari menyelamatkan diri,” beber sumber tersebut.
Informasi yang diperoleh, kejadian kebakaran ini baru pertama kali terjadi sejak pasar ini dibangun hampir dua dekade lalu.
Bahkan kejadian kebakaran hebat ini hampir menghanguskan sebagian rumah warga, serta sejumlah pertokoan dan puluhan ruko secara cepat lantaran sebagian bangunan ruko dan pertokoan serta rumah warga sebagian besar menggunakan kayu sehingga mudah dimakan api.

Bukan itu saja, banyak barang jualan milik pedagang dan pengusaha hanya sedikit yang bisa diselamatkan.
Bahkan dilaporkan ada juga harta benda dan barang dagangan tak bisa diselamatkan lantaran kobaran api begitu cepat melahap wilayah tersebut.
Data yang diperoleh, ada juga dua toko besar yang ikut hangus. Bahkan tak ada satupun barang yang dapat diselamatkan, salah satunya satunya Toko Andalas yang diketahui menjual kebutuhan sembako atau sembilan bahan pokok.
Sementara itu, pantauan media ini di lapangan, sejak peristiwa kebakaran terjadi tepat pukul lima subuh. Bahkan terlihat dengan cepat api membumbung dan menghabisi toko dan ruko yang ada di lokasi pasar Jargaria Dobo termasuk sejumlah rumah warga yang berada di lokasi setempat.
Kejadian kebakaran hebat ini terlihat banyak warga ramai berdatangan membantu iku memadamkan kobaran api. E3Pun terlihat b TNI/Polri dibantu dua truk tengki air bersih pengusaha Beny Intopiana ikut dikerahkan membantu memadamkan api, sebab mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Daerah (Pemda) Aru datang terlambat. Yang disayang juga selain datang terlambat membantu upaya pemadaman api, mobil pemadam kebakar milik Pemda Aru ini terbatas. Informasi yang diperoleh cuma ada satu unit mobil pemadam kebakaran.
Fenomena ini membuat warga yang tinggal di pusat kota ibukota Kabupaten Kepulauan Aru itu kesal.
“Kalau boleh Pemda Aru tambah mobil pemadam kebakaran untuk bisa atasi kondisi seperti ini,” ujar beberapa warga.
Dugaan sementara, kebakaran ini terjadi akibat ada salah satu penghuni ruko atau rumah warga lalai memadamkan api atau lainnya. Bahkan ada warga lain menduga ini bukan dari arus pendek listrik milik PLN; karena menurut pengakuan salah satu sumber, kobaran api berasal dari salah satu kios di bagian tengah yang ada di ruas jalan bagian tengah menuju pasar ikan.
“Itu mungkin kebakaran karena lilin atau kompor dan tidak tau dari ruko,” ujar sumber yang enggan mempublikasikan namanya.
9eKendati demikian, pihak kepolisian setempat sementara menyelidiki peristiwa tersebut.
Terpantau pula, yang Ikut turun tangan dalam upaya pemadaman kebakaran ini Kapolres Kepulauan Aru, Dewi Bachtiar Rival, Kapolsek Pulau- Pulau Aru, Koramil 1503-03 Dobo, mKomendan Polisi Militer bersama sejumlah jajaran TNI / Polri lainnya.
Pihak Polres, Polsek Dobo, Danramil 1505- 03 terlihat bersama warga masyarakat memadamkan kobaran api dengan air dari dua mobil tangki air bersih pengusaha, sebab mobil pemadam Pemda Aru kesulitan untuk pemadaman api yang begitu cepat menjalar ke rumah warga dan toko serta ruko lainnya yang ada di sekitar pasar. Apalagi kondisi jalan masuk ke.lokasi kebakaran cukup sempit. Walau begitu api dapat dipadamkan selama 3 jam dengan bantuan berbagai pihak terkait serta komponen masyarakat setempat.
Usai itu, sejumlah barang dagangan yang masih tersisa dapat diambil pemiliknya untuk diselamatkan di tempat yang aman. (Up)
