Ini Imbauan Kapolres Malra Jelang Puncak Pilkada Serentak Besok

IMG_20241126_161102

MediatorMalukuNews.com_ Ketika pemungutan suara di momen puncak Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tanggal 27 November 2024, maka sebagai salah satu upaya menjamin kelancaran, ketertiban, dan kenyamanan saat pencoblosan surat suara, Rabu besok (27/11/2024),

selaku Kapolres Maluku Tenggara (Malra), AKBP. Frans Duma menyampaikan beberapa imbauan penting kepada masyarakat secara umum serta pihak-pihak terkait lainnya secara khusus di kabupaten tersebut.

Bahwa Pilkada Serentak 2024 yang rangkaiannya sedang berjalan ini tak lain demi kepentingan bersama untuk mencari pemimpin yang layak serta dibutuhkan oleh masyarakat yang mendiami Kabupaten Malra. Olehnya, untuk mencapai cita-cita yang baik itu, sangat diperlukan cara-cara yang baik pula. Tak perlu ada intimidasi atau pemaksaan, provokasi, fitnah, saling sudut menyudutkan antar pihak, merasa paling benar sendiri, serta hal-hal negatif lainnya yang berpotensi menyebabkan perpecahan di keluarga, kampung dan masyarakat akibat perbedaan pilihan saat pencoblosan.

“Maluku Tenggara memiliki tatanan hidup ‘Ain Ni Ain’, sebenarnya mengandung makna untuk kebaikan kita bersama. Jangan hanya berupa slogan namun harus diwujudkan dalam kehidupan sehari.
Hal ini sebagai pengingat bagi kita masyarakat Kei di Malra ingat kita semuanya Basudara, ” tandas Kapolres.

Baca juga :   Ketua KPU Malra Buka Rapat Pleno Rekapitulasi & Penetapan DPS Tingkat Kabupaten

“Pemimpin yang nantinya terpilih, harapannya menjadi pengayom di masyarakat selama lima tahun ke depan untuk pembangunan dan kesejahteraan kabupaten Malra,” timpalnya.

Dikatakan perlu kewaspadaan. Dan ini dimaknai sebagai penuh kesadaran bahwa, segala sesuatu itu pasti memiliki hambatan, aral melintang, dan tidak akan pernah mulus. Dengan waspada, memungkinkan semua pihak meminimalkan berbagai hambatan yang ada.

“Dengan begitu, harapannya selama rangkaian dan setelah Pilkada serentak digelar kita terus menerus bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif,” tandas perwira menengah polisi ini.

“Juga mari kita berikan informasi yang baik dan menyejukkan di media sosial, bukan saling hujat dan provokasi antar sesama. Kita berpegang pada aturan serta Informasi resmi tentang hasil pilkada 2024. Jangan kita cepat percaya atau turut menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya atau simpang siur, tentang hasil Pilkada 2024,” jelasnya.

Diharapkan masyarakat dipersilahkan meng- input informasi dari saluran yang benar/resmi, yaitu di KPU Kabupaten Malra sebagai penyelenggara Pilkada.

Sebab semakin dekat waktu pencoblosan, dan juga setelah pencoblosan memunculkan hal-hal yang kerap sifatnya negatif, baik itu fitnah, ujaran kebencian, hoaks, dan sebagainya.

Baca juga :   KPU Malra Terima LADK Tiga Paslon Bupati dan Wabup 2024

“Oleh karena itu, saya mengajak masyarakat untuk tidak mudah atau langsung percaya atas hal-hal tersebut, lakukan cek ulang ke saluran yang ada untuk memastikan kebenaran.
Tak hanya itu, bahkan jika masyarakat Malra, menemukan penyelenggara Pilkada Serentak 2024 ini melakukan kecurangan, ketidak-netralan TNi/ Polri, ASN dan lainnya, silahkan dilakukan pengaduan sesuai ketentuan yg berlaku,” ujarnya.

“Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dalam mensukseskan pilkada di Kabupaten Malra dapat berjalan aman dan lancar, demi masa depan Maluku Tenggara ke depan,” timpal Kapolres. ()