Salurkan Kreativitas Masyarakat Dalam Bidang Ekonomi, Gubernur Maluku Salam Fest x Moluccas Digifest 2025

IMG-20250424-WA0039

Ambon, MMN-  Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, resmi membuka acara Salam Fest x Moluccas Digifest 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku. Acara berlangsung di Pattimura Park, Kota Ambon, dengan mengusung tema “Sinergi Digitalisasi dan Ekonomi Syariah Menuju Inklusi dan Pertumbuhan Ekonomi Maluku yang Berkelanjutan.”

Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan totobuang oleh Gubernur, didampingi oleh Wakil Gubernur Maluku, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Pangdam XV/Pattimura, serta Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku.

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada BI Maluku yang telah menggagas kegiatan ini sebagai wadah untuk menyalurkan kreativitas masyarakat dalam bidang ekonomi digital dan ekonomi syariah. Ia berharap, kegiatan seperti ini menjadi agenda tahunan untuk mendorong inklusi keuangan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi Maluku.

“Keuangan digital sangat penting karena mendukung transaksi cepat, efisien, dan inklusif. Literasi digital juga akan memperkuat pemahaman masyarakat dalam menggunakan layanan keuangan secara aman dan bijak,” ujar Lewerissa.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Dekranasda Maluku, jajaran Forkopimda, OPD Provinsi dan Kota Ambon, Kepala OJK Maluku, pimpinan BUMN/BUMD, serta pelaku usaha dan asosiasi ekonomi syariah di Maluku.

Baca juga :   Terima Dukungan Forum Masyarakat Tanimbar, Gubernur Maluku Tegaskan Sikap Pemprov Tetap Konsisten Kawal Investasi Blok Masela untuk Kesejahteraan Rakyat

Salam Fest x Moluccas Digifest 2025 akan berlangsung selama tiga hari hingga Sabtu, dengan berbagai agenda menarik seperti:

Booth UMKM dan edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah

Talkshow seputar ekonomi syariah dan transformasi digital

Tabligh Akbar bersama Ustadz Maulana mengenai Halal Lifestyle

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Maluku, Mohammad Latif, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Bangga Buatan Indonesia.

Ia juga menyampaikan bahwa jumlah merchant pengguna QRIS di Maluku telah meningkat signifikan hingga mencapai 87.000 merchant.

Latif menambahkan, acara ini juga dirancang sebagai green event, dengan pengelolaan sampah ramah lingkungan sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan.