Wujud Nasionalisme Songsong Perayaan HUT RI ke-80, Bangkit Bersama Bangun ‘Negeri Lolorain’
MediatorMalukuNews.com — Dalam nuansa penuh semangat kebangsaan, warga Desa Atubul Dol, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar rangkaian agenda menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata rasa cinta tanah air dan kebersamaan masyarakat yang tinggal di desa yang akrab disapa ‘Negeri Lolorain’
meski pun desa ini sekian lama menghadapi keterbatasan infrastruktur terutama jalan.
Rangkaian kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Desa (Pemdes) Atubol Dol bersama berbagai unsur masyarakat diawali dengan pembukaan lomba desa, apel gabungan bersama seluruh komponen warga desa, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan dan pihak panitia 17 Agustus-an.
Perlombaan beberapa mata lomba antar-RT dimaksudkan untuk memupuk persaingan sehat dan persaudaraan. Di lain pihak bhakti sosial bersama pun dilakukan
seluruh kelompok profesi di tingkat desa. Ada pula kegiatan peningkatan Pelayanan Posyandu secara rutin, dengan kerja sama lintas sektor di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten, sekaligus mempersiapkan lokasi upacara bendera.

Kegiatan ini juga menjadi kelanjutan program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Tanimbar.
Rangkaian kegiatan yang dilakukan tak hanya sebatas memupuk semangat nasionalisme, tetapi juga menjadi simbol keseriusan Negeri Lolorain bangkit dan sejajar dengan desa-desa lain di tanah air.
Kurang lebih 11 tahun, desa ini hidup dalam keterbatasan infrastruktur akibat akses jalan beraspal menjadi satu-satunya menuju pusat kota kecamatan ataupun ke pusat ibukota kabupaten di Saumlaki sulit rusak parah. Namun harapan mulai menyala ketika pemerintah daerah setempat menunjukkan keberpihakan nyata dengan menyetujui perbaikan prasarana jalan desa Atubul Dol pada tahun anggaran 2025/2026.
Bagi masyarakat, ini merupakan capaian perjuangan panjang yang akhirnya membuahkan hasil.
Meski akses jalan kini masih dalam kondisi rusak, warga bersama Pemdes, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan seluruh kelembagaan desa tetap antusias dan berupaya menyukseskan peringatan hari bersejarah kemerdekaan republik Indonesia.
*Komitmen Bangun Negeri*
Desa Atubul Dol memiliki salam khas: “Lolorain itu Katong”. Ucapan ini mencerminkan ikrar menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan kebersamaan antar warga setempat.
Pemerintah, adat bersama bersama lembaga agama (gereja) berkomitmen membangun negeri ini menuju kesetaraan yang berkeadilan di semua aspek pelayanan, pembangunan, pemerintahan, dan pemberdayaan meski tantangan dari pihak-pihak yang belum memahami semangat tersebut masih ada.
Perayaan dan seluruh rangkaian kegiatan ini tak lepas dari peran para pemangku kepentingan Desa Atubul Dol, antara lain: Pejabat Kepala Desa Everardus Fasse,
Ketua Badan Pengawas Desa (BPD), Blasius Rumfaan, Ketua Dewan Stasi Gereja Katolik Atubul Dol, Marius Bulurdity, Ketua Lembaga Adat, Bartol Batlayeri
Dengan kerja sama lintas sektor dan semangat persatuan, Negeri Lolorain membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk merayakan kemerdekaan dengan penuh martabat dan harapan baru. ()

