Pemkot Ambon Perkuat Sistem Pencegahan Dini Kanker Serviks

IMG-20251107-WA0004

MediatorMalukuNews.com_ Pemerintahan Kota (Pemkot) Ambon berkomitmen terus memperkuat sistem pencegahan dan pengendalian kanker serviks melalui tindakan deteksi dini penyakit tersebut. Hal ini dilakukan pula untuk mendukung target nasional eliminasi kanker serviks tahun 2030.

Demikian disampaikan Wakil Wali (Wawali) Kota Ambon, Ely Toisutta ketika membuka kegiatan Kick Off Screening Kanker Leher Rahim dengan Metode HPV DNA bertema: “Road to Zero HPV: Langkah Berkelanjutan Pencegahan Kanker Leher Rahim untuk Perempuan Indonesia”
yang diselenggarakan pihak Dinas Kesehatan Kota Ambon bekerjasama dengan PT Bio Farma bertempat di Swissbell hotel Ambon, belum lama ini (5/11/25).

Wawali mengatakan, kanker serviks menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia hingga saat ini. Tiap tahun, secara nasional terdapat lebih 36 ribu kasus baru dengan tingkat kematian sekitar 21 ribu. Untuk itu, di tengah upaya pemerintah mencapai eliminasi kanker serviks tahun 2030, maka peningkatan cakupan deteksi dini menjadi suatu bagian strategi utama. Dan, melalui kegiatan yang dilakukan ini menjadi salah satu upaya Pemkot Ambon dalam komitmennya memperkuat sistem pencegahan dini dan pengendalian kanker serviks.

Baca juga :   Lewerissa Optimis Prabowo- Gibran Menang Telak di Maluku

Untuk mendukung perihal dimaksud, lanjut Wawali, Pemkot Ambon sudah memiliki dua unit layanan krioterapi di Puskesmas Benteng, Kecamatan Nusaniwe dan di Puskesmas Karang Panjang, Kecamatan Sirimau. Itu dimaksudkan untuk tata laksana lesi pra-kanker. Dan, ini merupakan sebuah pijakan untuk mendukung sekaligus memperkuat sistim pelayanan deteksi dini kanker serviks pada tingkat pelayanan primer.

Dikatakan, untuk upaya ini Pemkot Ambon berkolaborasi dengan berbagai pihak atau organisasi profesi yang berkecimpung dalam pelayanan kesehatan terutama untuk memperkuat sistem pencegahan dan pengendalian penyakit mematikan tersebut.

Untuk itulah, ujar mantan Ketua DPRD Kota Ambon ini, inisiatif pihak Dinas Kesehatan Kota Ambon mengadakan kegiatan ini dan melibatkan pihak lainnya, patut diapresiasi. Dan tentunya hal ini diharapkan menjadi langkah nyata mewujudkan perempuan Ambon yang sehat, kuat dan berdaya untuk Kota Ambon yang lebih baik di waktu mendatang.

Sementara itu, ikut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Ambon, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon,
Pimpinan organisasi perempuan Forkopimda,
Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku, Akademisi dan pimpinan Universitas di Kota Ambon,
para Kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan, dan sejumlah undangan lainnya.
(*)