Deputi Bisnis Pegadaian Ambon Paparkan Konsep “4 Sehat 5 Sempurna” Finansial

oplus_0

Ambon, MMN- Deputi Bisnis PT Pegadaian Cabang Ambon, Hardsal Rahman, memaparkan pentingnya menjaga financial health atau kesehatan keuangan melalui konsep “4 Sehat 5 Sempurna Finansial” dalam kegiatan edukasi literasi keuangan bersama masyarakat.

Dalam paparannya, Hardsal menjelaskan bahwa Pegadaian saat ini merupakan bagian dari Holding Ultra Mikro BRI Group, bersama BRI dan PNM. Pada 1 April mendatang, Pegadaian akan memasuki usia 125 tahun, menjadikannya salah satu lembaga keuangan tertua dan paling berpengalaman di Indonesia.

“Pegadaian hadir bukan hanya sebagai tempat gadai, tetapi sebagai mitra solusi keuangan masyarakat,” ujar Hardsal, di Kantor OJK Provinsi Maluku, Kamis (15/1/2026).

Secara nasional, Pegadaian memiliki 12 kantor wilayah, salah satunya berada di wilayah Makassar yang membawahi 7 area, termasuk Area Ambon. Di wilayah ini, Pegadaian memiliki 6 cabang, antara lain Cabang Ambon, Pegadaian Syariah Ambon, dan Cabang Tual, yang siap melayani masyarakat Maluku.

Hardsal menjelaskan bahwa banyak masyarakat masih keliru dalam mengelola keuangan, terutama karena investasi sering kali menjadi pos terakhir. Padahal, investasi seharusnya dilakukan di awal.

Baca juga :   Kapolres Buru Selatan Pimpin Upacara PTDH Tiga Personel, Tegaskan Disiplin dan Kode Etik Polri

Adapun konsep 4 Sehat 5 Sempurna Finansial, yakni:

Mengatur Pengeluaran dengan Baik

Idealnya, minimal 10 persen dari penghasilan langsung dialokasikan untuk investasi, bukan menunggu sisa.

Memisahkan Kebutuhan dan Keinginan

Banyak orang terjebak gaya hidup dan tren, sehingga keinginan sering dipaksakan menjadi kebutuhan.

Dana darurat penting untuk menghadapi kondisi tak terduga seperti kehilangan pekerjaan atau sakit.

Melakukan Investasi Secara Konsisten

Investasi bisa berupa tabungan, deposito, maupun emas yang relatif stabil nilainya.

Literasi Keuangan (Penyempurna)

Masyarakat harus cerdas dan waspada dalam memilih lembaga keuangan yang berizin OJK agar terhindar dari penipuan.

Produk dan Layanan Pegadaian

Untuk mendukung kesehatan finansial masyarakat, Pegadaian menyediakan beragam layanan, di antaranya:

Gadai: emas, kendaraan, barang elektronik, hingga efek (saham)

Investasi Emas: tabungan emas, cicilan emas, hingga emas batangan

Arisan Emas: alternatif arisan yang lebih menguntungkan karena nilai emas cenderung naik

Titip Emas: penyimpanan aman tanpa harus menggadaikan

Gadai Fleksi: biaya sewa modal dihitung harian, lebih hemat dan transparan

Semua layanan tersebut kini dapat diakses melalui Aplikasi Pegadaian Digital, sehingga transaksi bisa dilakukan dengan cepat dan mudah tanpa harus datang ke kantor.

Baca juga :   Malra Juara Umum Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting

Hardsal menekankan bahwa emas merupakan aset yang stabil, tahan inflasi, mudah dicairkan, dan dapat menjadi dana darurat. Ia mencontohkan harga emas yang pada 2007 sekitar Rp185 ribu per gram, kini telah mencapai lebih dari Rp2 juta per gram, dan diprediksi masih akan terus meningkat.

“Emas sebaiknya jangan dijual. Dengan Pegadaian, emas bisa digadaikan untuk modal usaha, pendidikan, hingga biaya ibadah tanpa harus kehilangan aset,” jelasnya.

Menurut Hardsal, Pegadaian memiliki tiga keunggulan utama:

Cepat: proses mudah dan bisa dilakukan secara digital

Aman: berada di bawah BRI Group dan diawasi OJK

Murah: biaya kompetitif dan fleksibel

“Pegadaian berkomitmen menjadi solusi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutup Hardsal. (MMN)