Pemkot Ambon dan PT. Pelindo Teken Kerjasama Pemanfaatan Lahan Pasar Inpres

IMG-20260421-WA0005

MediatorMalukuNews.com_ Guna mengoptimalkan aset daerah untuk mendukung pembangunan wajah perkotaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama PT. Pelindo meneken kerja sama pemanfaatan lahan eks Pasar Inpres sebagai tempat penumpukan peti kemas (kontainer).

Penandatangan tersebut dilakukan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dan perwakilan PT. Pelindo, Senin (20/4/2026) di Balai Kota.

Wali Kota pada kesempatan itu menyampaikan langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadapi tantangan ekonomi saat ini.

“Saat ini kita butuh membangun kerja sama dengan semua pihak. Kerja kolaborasi, bersinergi dengan seluruh pihak itu yang akan memampukan kita, terkhusus jajaran pemerintah kota untuk beradaptasi dengan situasi yang kita alami hari ini,” jelasnya.

Orang nomor satu Pemkot Ambon ini katakan, keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah bukanlah penghalang untuk terus memajukan kota julukan Ambon Manise ini.

Menurutnya, Pembangunan Kota Ambon tidak selalu harus terpaku pada pembangunan fisik gedung, melainkan juga melalui optimalisasi aset yang ada agar memiliki nilai guna dan manfaat bagi daerah.

Baca juga :   Polres Buru Selatan Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

“Saya selalu sampaikan bahwa di tengah- tengah tantangan, terutama soal keterbatasan anggaran, kita masih punya banyak peluang untuk bisa terus membangun Kota Ambon. Karena membangun Kota Ambon bukan cuma soal kita bangun gedung saja, tapi banyak hal-hal kreatif yang bisa kita lakukan,” jelasnya.

Dikatakan Pemkot Ambon mengapresiasi PT Pelindo karena lahan eks Pasar Inpres yang sebelumnya tidak produktif, namun kini akan memberikan nilai tambah sebagai tempat penumpukan kontainer yang mendukung aktivitas logistik di wilayah Kota Ambon.

Lanjut Wali Kota, langkah ini diharapkan menjadi pemantik bagi kolaborasi- kolaborasi lain yang lebih luas guna memastikan roda ekonomi di Kota Ambon terus bergerak maju meski di tengah dinamika anggaran yang menantang.(****)