Ali Isa: Lahan Ketahanan Pangan Dusun Waisala Siap Ditanami Bibit Sayur Hortikultura, Jagung dan Padi Gogo

IMG-20260707-WA0000

MediatorMalukuNews.com_ Koordinator Gabungan Kelompok Yani (Gapoktan) Berkah di Dusun Melati, Desa Waisala, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Ali Isa menyatakan kondisi saat ini lahan ketahanan pangan di Dusun Waisala telah siap 100 persen untuk ditanami bibit sayuran Hortikultura, Jagung maupun Padi Gogo.

Ali Isa yang ditemui di Piru, Senin, (6/7/2026) mengungkapkan, kini para petani dari 3 Gabungan Kelompok Tani, yakni, Kelompok Tani Berkah 1, Kelompok Berkah 2 dan Kelompok 3 yang diketuai oleh Sumardji dan Abdul Majid sedang menunggu bantuan bibit dari Provinsi Maluku.
Menurut Ali Isa, dari komunikasinya dengan Inisiator Ketahanan Pangan SBB, Mansur Tuharea, pihak Provinsi telah siap menyalurkan bantuan bibit bagi Gabungan Kelompok Tani di Dusun Melati. Olehnya, tokoh masyarakat Dusun Melati itu meminta para petani untuk bersabar menunggu.

Ali Isa mengatakan, dari informasi dia terima, pada Dusun Melati dalam rangka mendukung ketahanan pangan maka Pemerintah Provinsi berkoordinasi dengan Kementrian bakal membangun proyek jaringan irigasi, karena itu Pemerintah akan mengucurkan anggaran besar untuk proyek ini.

Baca juga :   Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Gelar Pelatihan Awak Mobil Tangki di Merauke

Tokoh masyarakat itu pun menambahkan, program Ketahanan Pangan adalah respon Pemerintah terhadap latar belakang kehidupan masyarakat petani sehingga harus didukung oleh etos kerja dari para petani tersebut untuk mengembangkan pertanian di daerah masing- masing.
Sebaliknya, etos kerja masyarakat yang tinggi ini juga harus didukung oleh Pemerintah di Kabupaten maupun Provinsi.

“Disamping katong kerja keras, katong juga harus berdoa toh, yang penting saya juga tekankan kepada Pemerintah Daerah baik Kabupaten maupun Provinsi supaya bisa memback -up etos kerja dan penghidupan masyarakat, baik dalam bentuk penyediaan sarana maupun pengalokasian anggaran. Supaya program Ketahanan Pangan ini bisa sukses ” urai Ali Isa.(Nicko Kastanja)