NasDem Maluku Lantik Pengurus, Abdulah Vanath Targetkan Penguatan Partai hingga Desa

oplus_0

MALUKU, MMN – Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Maluku, Abdulah Vanath, menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat desa, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program pertanian, ketahanan pangan, dan pengembangan potensi lokal.

Komitmen tersebut disampaikan Vanath dalam pelantikan pengurus DPW Partai NasDem Provinsi Maluku, organisasi sayap Garnita Malahayati, serta Petani dan Nelayan NasDem Provinsi Maluku, yang berlangsung di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Vanath mengatakan, pemilihan Desa Liang sebagai lokasi pelantikan dan rapat kerja (Raker) II Partai NasDem didasarkan pada dua pertimbangan utama, yakni mendekatkan partai dengan masyarakat dan memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi warga setempat.

Menurutnya, kegiatan partai tidak seharusnya hanya terpusat di wilayah perkotaan atau pusat pemerintahan. Sebaliknya, kehadiran partai harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lokasi kegiatan.

“Makna pentingnya mendekatkan Partai NasDem dengan rakyat di Maluku adalah agar masyarakat merasakan dampak dari kehadiran partai di tengah-tengah mereka,” ujarnya, Minggu (27/9/2026).

Ia mencontohkan, jika 1.000 peserta yang hadir masing-masing membelanjakan Rp100 ribu, maka sedikitnya Rp100 juta dapat berputar di tengah masyarakat pada hari pelaksanaan kegiatan.

Selain itu, Vanath meminta 41 anggota DPRD dari Partai NasDem, baik di tingkat provinsi maupun 11 kabupaten/kota, untuk berbelanja minimal Rp1 juta di lokasi kegiatan.

Dengan demikian, terdapat potensi perputaran uang sebesar Rp41 juta dari belanja para legislator tersebut, di luar transaksi peserta lainnya.

Vanath juga menginstruksikan panitia agar kebutuhan konsumsi kegiatan dipenuhi dari hasil olahan masyarakat Desa Liang dan negeri-negeri di sekitarnya.

Baca juga :   Kritik Boleh, Hindari Narasi Provokatif ; Terkait Penanganan Kebakaran Hunut Dan Batumerah

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk keberpihakan partai terhadap pelaku usaha lokal, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Vanath menyebutkan, Partai NasDem saat ini memiliki 41 anggota legislatif di DPRD Provinsi Maluku dan 11 kabupaten/kota. Capaian tersebut menempatkan NasDem pada posisi kedua di tingkat Provinsi Maluku berdasarkan hasil Pemilu 2024.

Ia menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya, khususnya Hamdani, yang dinilai telah berkontribusi membesarkan partai hingga mencapai posisi tersebut.

Vanath menegaskan, kepengurusan baru akan melanjutkan capaian yang telah dirintis sekaligus meningkatkan kinerja organisasi.

Setelah pelantikan pengurus DPW, pihaknya akan melanjutkan agenda konsolidasi melalui pelantikan pengurus DPD di 11 kabupaten/kota.

Konsolidasi tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa.

“Komitmen kita adalah menjayakan Partai NasDem di Provinsi Maluku melalui kader-kader terbaik yang sudah terlatih dan terdidik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Vanath juga memaparkan sejumlah program organisasi sayap Partai NasDem Maluku.

Garnita Malahayati Provinsi Maluku, kata dia, merencanakan penanaman 1.000 polybag cabai sebagai tahap awal program pemberdayaan masyarakat.

Tanaman tersebut akan dirawat hingga menjelang masa berbuah, kemudian dibagikan kepada masyarakat.

Program ini diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi di Maluku.

Vanath menjelaskan, cabai dipilih karena merupakan salah satu komoditas yang berpengaruh terhadap pergerakan inflasi. Ke depan, program tersebut direncanakan berkembang dengan penanaman komoditas lain, seperti terong.

Ia berharap program tersebut dapat menjadi langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.

Baca juga :   DIDAMPINGI PEJABAT UTAMA KODAERAL IX, LAKSDA DJODI TERIMA COURTESY CALL DEPUTI KEPALA PERWAKILAN BI PROVINSI MALUKU

Sementara itu, organisasi Petani dan Nelayan NasDem Maluku menyiapkan program pengembangan sektor pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

Vanath mengungkapkan, dirinya menargetkan setiap kepengurusan partai memiliki kebun yang dapat dikelola secara produktif.

Dalam rencana yang disampaikan, pengurus DPW Petani NasDem Maluku diwajibkan menyiapkan lahan pertanian seluas 20 hektare. Sementara itu, pengurus DPD Partai NasDem di 11 kabupaten/kota ditargetkan menyiapkan masing-masing 10 hektare lahan pertanian.

Program tersebut diharapkan tidak hanya mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi organisasi.

Vanath turut menyampaikan rencana produksi gula aren yang akan dimulai dari Pulau Seram pada tahun ini.

Menurutnya, pengembangan potensi pohon aren dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan komoditas lokal secara produktif.

Ia berharap berbagai program tersebut dapat memperkuat kontribusi Partai NasDem dalam mendukung ketahanan pangan, energi, dan air sebagaimana diarahkan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Saan Mustopa, meminta kepengurusan NasDem Maluku membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, partai politik lain, dan berbagai elemen masyarakat.

Menurut Saan, kerja sama lintas sektor diperlukan untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Ia menyoroti persoalan kemiskinan yang masih menjadi tantangan daerah. Karena itu, seluruh kekuatan politik di Maluku diharapkan memiliki komitmen bersama untuk memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Saan juga mengapresiasi capaian Partai NasDem Maluku pada Pemilu 2024, yang berhasil menempati posisi kedua di tingkat provinsi serta memperoleh sejumlah posisi strategis di DPRD kabupaten/kota.

Baca juga :   Pemerintah Kota Ambon Gelar Nikah Massal Bagi 100 Pasutri 

Namun, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan menjelang Pemilu 2029.

Salah satu perhatian utama DPP NasDem adalah upaya merebut kembali kursi DPR RI dari daerah pemilihan Maluku yang tidak berhasil dipertahankan pada Pemilu 2024.

“Tidak ada keberhasilan tanpa soliditas yang kuat di antara kita semua. Soliditas, loyalitas, dan militansi seluruh jajaran pengurus dan kader harus kita kedepankan,” ujar Saan.

Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan internal, saling mendukung, serta membangun semangat kebersamaan di seluruh tingkatan kepengurusan.

Menurutnya, konsolidasi organisasi harus dibarengi kerja keras, perjuangan, dan pengorbanan agar target politik yang telah ditetapkan dapat diperjuangkan secara bersama-sama.

Saan juga mendorong agar program-program NasDem Maluku tidak hanya berorientasi pada penguatan organisasi, tetapi turut mendukung agenda pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan, energi, dan air.

Ia berharap kepengurusan di bawah kepemimpinan Abdulah Vanath mampu menerjemahkan berbagai program tersebut menjadi kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat Maluku.

Dengan penguatan struktur organisasi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan soliditas kader, NasDem Maluku menargetkan konsolidasi yang lebih terarah dalam menghadapi agenda politik menuju Pemilu 2029. (MMN)