Pemerintah Pusat Salurkan 100 Unit Hand Tractor dan 10 Unit Chopper untuk Buru Selatan

IMG-20261022-WA0006

MediatorMalukuNews.com — Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa 100 unit hand tractor dan 10 unit mesin perajang atau chopper untuk mendukung kelompok tani di Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku.
Bantuan tersebut diprioritaskan menunjang pengembangan komoditas umbi kayu sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru Selatan, Fahrudin Said menyampaikan informasi tersebut ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/10/2026).

Ia menjelaskan, bantuan alsintan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membantu meringankan pekerjaan petani di lapangan.

Menurut Fahrudin, bantuan tersebut diperoleh melalui koordinasi Pemerintah Kabupaten Buru Selatan di bawah kepemimpinan Bupati La Hamidi bersama Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.

Rencananya, bantuan alsintan itu akan disalurkan kepada 55 kelompok tani yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Buru Selatan.

Pendistribusian dilakukan secara bertahap melalui Brigade Pangan agar pemanfaatannya dapat mendukung kegiatan pertanian masyarakat.
sebanyak 20 unit hand tractor dan lima unit chopper telah tiba di Buru Selatan. Sementara itu, sisa bantuan lainnya masih dalam proses pengiriman.

Baca juga :   Paslon Bupati Buru Selatan Hj. SMS dan Wabup Lesnussa Daftar di KPU

Selain bantuan alsintan, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan benih untuk pengembangan tanaman umbi kayu.
Sebanyak 38.000 stek benih varietas Garuda telah didatangkan dari Lampung untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan siap tanam seluas kurang lebih 3 ribu hektare yang tersebar di enam kecamatan.

Selain varietas Garuda, tanaman umbi kayu lokal juga direncanakan untuk dikembangkan sesuai dengan potensi wilayah.

Pengembangan komoditas umbi kayu ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Program tersebut diharapkan tak hanya meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga membuka peluang pengolahan hasil panen menjadi produk turunan yang memiliki nilai tambah ekonomi.

Melalui dukungan alsintan, penyediaan benih, dan kesiapan lahan, pemerintah berharap program pengembangan umbi kayu dapat mendorong peningkatan produktivitas serta membuka peluang usaha bagi masyarakat perdesaan.

Pemerintah daerah juga diharapkan terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar bantuan tersebut dapat didistribusikan secara tepat sasaran dan dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani di enam kecamatan Kabupaten Buru Selatan.
(L.S.)