Pemkot Ambon Berkomitmen Dukung Kegiatan Budaya

IMG-20261025-WA0008

MediatorMalukuNews.com_ Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berkomitmen mendukung berbagai  kegiatan budaya, seperti ikatan hubungan pela, gandong serta kekeluargaan antar negeri tetap terjaga erat.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena pada kegiatan peluncuran (Launching) logo serta rangkaian kegiatan Sion Huaresi Perenta Pulang Jilid II di Pattimura park,(24/10/2026) Sabtu malam.

Menurut Wattimena, kegiatan ini merupakan  momentum penting untuk membina dan memupuk rasa persaudaraan, persatuan serta kekeluargaan antar-sesama anak cucu negeri, baik yang berada di Kota Ambon, berbagai wilayah di Indonesia, maupun di luar negeri.
Untuk  itu, warisan budaya terus dijaga supaya tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus (anak cucu) di mana pun berada.

“Apa yang kita dapatkan, nikmati, dan miliki hari ini tidak terlepas dari apa yang ditinggalkan oleh para leluhur kita. Oleh karena itu, tradisi ini harus terus kita budayakan dan lestarikan,” ujar Wali Kota.

Dijelaskan, pelaksanaan Perenta Pulang dan berbagai kegiatan adat lainnya merupakan wujud kecintaan masyarakat Kota Ambon sebagai masyarakat adat yang senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai luhur peninggalan para leluhur.
Untuk itu, warisan budaya perlu terus dijaga supaya tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus (anak cucu) di mana pun berada.
Selain  aspek kultural, kegiatan budaya juga  memberikan dampak ekonomi pada  setiap penyelenggaraan event di daerah Tercatat sepanjang tahun berjalan, Kota Ambon telah menyelenggarakan sekitar 70 event pariwisata dan budaya.

Baca juga :   SJI Diaktifkan Lagi, PWI Siap Gencarkan Pelatihan Jurnalistik

Ditekankan, kegiatan adat dan pariwisata tak hanya bersifat seremonial semata, tetapi juga  memberikan dampak nyata bagi perputaran roda ekonomi kerakyatan, dengan melibatkan secara aktif para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) lokal dalam setiap event, serta memastikan kehadiran para perantau (anak cucu) membawa kontribusi positif dan nilai tambah bagi kemajuan ekonomi negeri asal.

Wattimena berharap melalui momentum Perenta Pulang Jilid II,  seluruh anak cucu Negeri Ema dan negeri terkait di perantauan untuk menyempatkan diri pulang ke kampung halaman guna melihat langsung akar sejarah mereka sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Lanjut dia, kegiatan-kegiatan budaya semacam ini terus dirawat secara berkesinambungan dari waktu ke waktu sebagai identitas kebanggaan masyarakat Kota Ambon.
selain kegiatan Sion Huaresi panggel pulang jilid Ii juga akan dilaksanakan tradisi Panas Gandong yang melibatkan Negeri Batu Merah, Negeri Ema, dan Neger Hunisi (Kabupaten Maluku Tengah), dengan puncak acara yang dijadwalkan pada Desember 2027 mendatang.(****)