Analisis dan Proyeksi Ekonomi Maluku 2025, Pertumbuhan, Inflasi, dan Tantangan ke Depan
Ambon, MediatorMalukuNews.com- Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku telah merilis Laporan Perkembangan Perekonomian Maluku edisi Februari 2025.
Laporan ini menganalisis kinerja ekonomi Maluku di triwulan IV 2024 serta memberikan proyeksi untuk tahun 2025.
Demikian Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Rakhmat Pratama di Santika Hotel, Kamis 13 Maret 2025.
Kinerja Ekonomi Maluku di Triwulan IV 2024
Pada triwulan IV 2024, perekonomian Maluku tumbuh 6,53% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya (6,24%). Pertumbuhan ini juga melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,02%.
Secara keseluruhan, ekonomi Maluku tahun 2024 tumbuh 5,34% (yoy), meningkat dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 5,21%.
Kontributor Utama Pertumbuhan Ekonomi:
1. Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan → Didukung oleh peningkatan realisasi belanja APBN.
2. Konsumsi Rumah Tangga → Menguat karena adanya perayaan Natal dan Tahun Baru, pemilihan kepala daerah, serta wisuda perguruan tinggi yang mendorong belanja masyarakat.
Proyeksi Ekonomi Maluku 2025
BI Maluku memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 berada di kisaran 4,18% – 5,18% (yoy).
Faktor Pendorong Pertumbuhan:
1. Konsumsi Rumah Tangga
Didukung oleh peningkatan Upah Minimum Provinsi (UMP) Maluku sebesar 6,5%.
2. Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
Permintaan dari negara mitra utama masih tinggi. Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur diharapkan meningkatkan produktivitas.
3. Pembangunan Infrastruktur dan Industri
Pengembangan industri di sekitar pelabuhan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian.
Inflasi Maluku Tetap Terkendali
Hingga Februari 2025, inflasi Maluku tercatat 1,33% (yoy), masih dalam kisaran target 2,5% ± 1%.
Faktor utama yang mempengaruhi inflasi:
Ketidakpastian Global → Meningkatnya harga emas akibat kondisi ekonomi dunia yang tidak stabil.
Stabilitas Harga Pangan → Produksi komoditas pangan domestik yang tinggi membantu menjaga harga bahan makanan tetap stabil.
BI Maluku bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan berbagai strategi untuk mengendalikan inflasi, antara lain:
✔️ Gerakan Pasar Murah untuk menjaga stabilitas harga pangan.
✔️ Monitoring Harga Pangan melalui sistem pemantauan harga dan neraca pangan strategis.
Prospek ekonomi Maluku pada tahun 2025 tetap positif, didukung oleh konsumsi rumah tangga, sektor perikanan, dan kebijakan ekonomi yang mendukung stabilitas harga.
Namun, tantangan seperti ketidakpastian global dan fluktuasi harga komoditas perlu terus diantisipasi. (ES)
