Memprihatinkan, Ruang Kelas SD Kristen Upuhupun Pulau Wetang MBD Dijadikan Perpustakaan dan Ruang Guru

Oplus_131072

MediatorMalukuNews.com_ Fenomena buruk warnai dunia pendidikan di SD Upuhupun, Kecamatan Pulau Wetang, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Bagaimana tidak, ruang kelas yang biasanya dipakai sebagai tempat siswa menimba ilmu di sekolah, namun sebaliknya ada ruang kelas di sekolah itu dijadikan sebagai perpustakaan dan ruang kantor untuk para guru.

Kepala Sekolah (Kepsek) SD Kristen Upuhupun, Welem Waremra mengaku, kalau selama ini ada ruang kelas dipakai juga sebagai perpustakaan dan ruang guru karena kondisi lembaga pendidikan dasar yang dipimpinnya ini mengalami kerusakan signifikan.

“Karena kerusakan ini ada ruang kelas kami pakai untuk perpustakaan dan juga untuk ruang guru,” kata Waremra belum lama ini ketika didatangi wartawan di sekolah yang terletak di kepulauan terluar itu.

Kepsek ini pun menambahkan, selain persoalan ruang kelas dijadikan sebagai perpustakaan dan ruang guru, terdapat pula sejumlah kerusakan pada atap dan plafon sekolah. Kondisi ini mengakibatkan proses belajar-mengajar kerap terganggu, mengingat selain para murid tak fokus menimba ilmu, para guru pun tak terkonsentrasi memberikan materi pembelajaran dan melaksanakan tugas-tugas rutin.

Baca juga :   Pemkab MBD Sudah Salurkan Bantuan Awal kepada Korban Gempa Tepa, ini Klarifikasi Kepala BPBD

Kepsek juga menambahkan, selama ini kondisi fisik SD Upuhupun kurang diperhatikan oleh pihak berwenang dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten MBD. Akibatnya persoalan pendidikan di SD Upuhupun merosot. Ini pun diperparah dengan kurangnya ketersediaan tenaga pengajar di sekolah yang menampung 74 orang murid itu.

Kepsek mengaku seluruh kondisi yang ada di SD Upuhupun sudah dia laporkan kepada pihak-pihak terkait, hanya saja hingga kini belum juga mendapat respon berarti.

“Bahkan perihal sekolah ini kami sudah pernah usul dalam Musrenbang tahun 2023 di tingkat kecamatan hingga diajukan sampai ke pemerintah daerah, dalam hal ini ke Dinas Pendidikan Kabupaten MBD. Tapi sampai saat ini belum ada realisasi.
Harapan kami, Pemerintah Kabupaten MBD jeli merespon keluhan kami dari SD Upuhupun,” pinta Kepsek penuh harapan.
(Mon Alyona)