Wujudkan Peningkatan Pangan Lokal, Kapolres MBD Tanam Jagung di Lahan Poktan Fajar Laitutun

IMG-20260402-WA0030

MediatorMalukuNews.com _ Kapolres Maluku Barat Daya (MBD), AKBP Budhi Suriawardhana melakukan kegiatan penanaman Jagung di Lahan Ketahanan Pangan Poktan Fajar, Laitutun, Rabu (1/04/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah perwira tinggi Polres MBD dan sejumlah tamu undangan, diataranya Camat Pulau Leti, Danramil Pulau Leti, Ketua Latupati Pulau Leti serta tamu undangan lainnya.

Kapolres dan rombongan di sambut oleh Tokoh Adat Desa Laitutun dan pengalungan syal usai penjemputan Kapolres dan rombongan melanjutkan perjalan ke Lokasi Lahan Ketahanan Pangan Poktan Fajar Laitutun sebelum penanaman Perdana Lahan Ketahan Pangan Poktan Laitutun diawali serangkaian acara yang dilakukan sebelum pelaksanaan acara Penanaman Jagung pada Lahan Ketahan Pangan Poktan Laitutun untuk mendukung swasembada pangan tahun 2026.

Acara diawali dengan doa dipimpin Ketua Majelis Jemaat GPM Laitutun.

Sementara itu, Kapolres MBD, AKBP Budhi Suriawardhana dalam sambutan mengawali Penanaman Perdana Jagung pada Lahan Ketahan Pangan Poktan Fajar Laitutun ” mengatakan, “Kehadiran kita di sini adalah untuk penanaman Jagung sebelum menanam itu sudah pasti kita perlu bahan dan Lahan. karena itu, saya perlu mengucapkan terima kasih kepada kelompok Tani Fajar Desa Laitutun yang sudah menyediakan lahan seluas dua hektar lebih yang sudah disiapkan, dan salah satu bentuk dan wujud kebersamaan kita dalam mendukung Program Ketahanan Pangan dari Presiden Republik Indonesia.”

Baca juga :   Ini Kata Wali Kota Ambon Saat Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara

Lebih lanjut perwira polisi berpangkat dua melati ini menyampaikan terimah kasih kepada Kapolsek Serwaru dan Jajaran yang telah melaksanakan Pembinaan terhadap kelompok Tani Fajar Laitutun sehingga terlaksanalah kegiatan menanam jagung, dimana dalam hitungannya merupakan kwartal pertama dan di akhir tahun nanti kwartal ke empat.

“Harapan dan ke inginan tentunya dengan menaman jagung ini tentu banyak manfaatnya yang bisa kita ambil salah satu manfaat dari jagung itu sendiri ketika jagung itu sudah bisa diolah untuk berbagai macam makanan kepada manusia dan juga untuk ternak lainya,” katanya.

Kapolres dalam akhir sambutanya menyampaikan terima kasih juga kepada semua pihak yang telah mendukung dan turut serta memberikan tenaga dan kerja keras menjadi amal ibadah untuk semua.

“Terkait dengan penanaman itu sendiri tentunya kita mengharapkan adanya keberhasilan dengan harapan ketika kita berhasil tanam maka secara otomatis itu menjadi harapan dan keinginan kita bersama bahwa mendapati hasil yang kita harapkan dan berbagai manfaat yang kita dapat kan dalam penanaman jagung dan jagung itu sendiri karna kebutuhan masyarakat untuk makan itu tidak perna berhenti karena kita harus selalu memberikan pemikiran kita untuk bagaimana caranya menanam berlanjut dan berkelanjutan dengan adanya penanaman ini saya mohon doa dan dukungan bapak ibu sekalian untuk keberhasilan dan kesuksesan penanaman jagung kali ini dengan baik ujarnya,” tandasnya.

Baca juga :   Bupati Bursel Jadi Irup HUT Kabupaten Bursel ke-15

Sementara itu, di akhir acara seremonial, dilanjutkalan penanaman jagung oleh Kapolres dan istri serta ibu-ibu bayangkari dan peserta lainnya, diantara Camat Pulau Leti, Otis Maulias dan Peserta lainya.

Kapolres MBD AKBP Budhi Suriawardhana saat diwawancarai wartawan sehubungan dengan kegiatan penanaman jagung sesuai program Polri mengatakan bahwa hal-hal yang disiapkan itu biasanya berupa hal-hal yang dibutuhkan oleh kelompok Tani sehingga nantinya ada kebutuhan apapun lansung disuplai untuk memperlancar dan tidak menghambat mengingat pihaknya mengejar panen pada tiga bulan ke depan untuk mengejar kwartal ke dua.

Ditanya bagaimana kesiapan lahan Polsek lainya Budhi mengatakan, untuk sementara masih fokus di Leti. “Untuk Polsek Polsek lain kita akan laksanakan lahan nya berbagai macam ukuran harapan kita adalah kita bisa makan dan serta masyarakat bisa makan jadi usaha untuk meningkatkan tanaman mereka sendiri jadi tanaman pangan itu adalah untuk mereka sendiri,” jelas Kapolres. (gys)