Tiga Negeri di Ambon Dicanangkan sebagai Desa ‘Cantik’

IMG-20260423-WA0012

MediatorMalukuNews.com_ Tiga negeri atau desa di Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon dicanangkan sebagai Desa Cinta Statistik (Cantik) Tahun 2026, ketiga negeri itu, Kilang, Ema dan Negeri Hukurila. Ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat desa betapa pentingnya data statistik.

Wakil Walikota Ambon, Elly Toisutta menyampaikan program ini merupakan pengumpulan data di tingkat desa/negeri sehingga harus dikelola dan dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah pada tingkat desa/ negeri agar selaras dengan prinsip satu data Indonesia.

“Untuk mewujudkannya diperlukan koordinasi dengan penyelenggara kegiatan statistik dan sinkronisasi prosesnya di tingkat desa secara berkesinambungan dan komperhensif,l melalui program yang telah kita canangkan hari ini,” ungkapnya di Kantor Kecamatan Leitimur Selatan, Rabu (22/4/26).

Menurut Toisutta, perluanya kerja sama Pemerintah dengan BPS selaku Pembina sektoral guna memberikan pendampingan, pembinaan, pelatihan agar desa/negeri dapat mengelola data secara mandiri sesuai dengan kebutuhannya.

“Pendampingan yang dilaksankan dalam program ini dapat mendukung pembinaan terhadap desa/negeri agar data yang dihasilkan akurat, dan terkini sesuai dengan kebutuhannya,” katanya.

Baca juga :   Polsek Wetar Dukung Pengamanan Prosesi Jalan Salib Umat Kristiani di Desa Lurang MBD

Toisutta mengatakan data yang dihasilkan akan menjadi acuan pemerintah merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, mendorong pertumbuhan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di tempat yang sama, Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia berharap melalui kegiatan ini desa/negeri dapat memahami proses pengumpulan data sehingga tidak akan mempengaruhi rencana pembangunan yang dipantau melalui sejumlah indikator pendukung yang di-input oleh pembina sektor-an (BPS).

“Kita sangat berharap melalui pengawalan dari BPS selaku pembina sektoral ada dampak dari pencanangan ini, dari pembinaan, serta pelatihan,” tukasnya (****)