Pemkot Ambon Luncurkan Implementasi SIPD RI Online

IMG-20260613-WA0006

MediatorMalukuNews.com– Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon resmi meluncurkan implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI Online. Peluncuran dilakukan Jumat (12/6/2026) di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon.

Kegiatan ini   didukung Bank Pembangunan Daerah (BPD) Maluku dan Maluku Utara, serta Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menjelaskan implementasi SIPD RI Online sejalan dengan visinya untuk menerapkan sistem online dan transaksi non-tunai di seluruh lini pelayanan publik termasuk dalam internal pemerintahan.

“Saya ingin semua hal di kota Ambon dilakukan secara online dan non-tunai. Dulu kita terima gaji antre panjang di loket, sekarang tinggal cek rekening masing-masing. Saya juga ingin perjalanan dinas dibayar non-tunai agar lebih cepat dan pertanggungjawabannya jelas,” ujar Wali Kota.

Ia mengatakan, digitalisasi tak bisa dihindari. Melalui sistem ini, Ia dapat memantau Rencana Kas Bulanan (RKB) setiap hari secara Real Time pada kas daerah.

“Berdasarkan data Bank Indonesia, Ambon saat ini telah masuk dalam jajaran kota digital yang mengintegrasikan teknologi informasi dalam berbagai pelayanan, termasuk pajak daerah,” ungkapnya.

Baca juga :   PPK dan PPS di Malra Diminta Siap Hadapi Gelombang Pilkada

Wali Kota memberikan perhatian khusus pada persoalan sosial di Kota Ambon, salah satunya angka pengangguran yang tercatat sebesar 11,31%.

“Tingginya angka pengangguran dipengaruhi oleh akumulasi lulusan dari belasan universitas di Ambon yang tetap tinggal di kota tersebut untuk mencari kerja, namun secara administratif masih ber-KTP daerah lain,” tandasnya.

Orang nomor satu Kota Ambon ini  meminta Badan Pusat Statistik (BPS) menyajikan data
9riil warga Ambon asli agar intervensi kebijakan, seperti bantuan UMKM dan bantuan tangkap bagi nelayan, tepat sasaran.

Dikatakan Pemkot Ambon pun berhasil menekan angka kemiskinan dan juga kemiskinan ekstrem.

“Penurunan angka kemiskinan berhasil berkat keakuratan data warga kota yang diintervensi lewat program pemberdayaan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan bantuan sosial lainnya,” jelasnya.

Pihak Pemkot Ambon disebutkan  juga terus memacu Indeks Pembangunan Masyakarat (IPM) dengan berfokus pada sektor pendidikan dan kesehatan.
“Salah satu langkah Pemerintah Kota untuk memacu IPM adalah menetapkan seluruh Puskesmas di Kota Ambon menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),” terangnya.

Baca juga :   Jelang Idul Fitri, Warga Mulai Ramai Kunjungi Pasar Mardika Ambon

Pemerintah Kota Ambon, kata Wali Kota mengapresiasi sekaligus terima kasih kepada jajaran Direktur serta seluruh staf Bank Maluku Maluku Utara, dan seluruh pihak yang mendukung suksesnya implementasi SIPD RI Online demi kemajuan Kota Ambon.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Maluku-  Maluku Malut, Syahrisal Imbar mendukung penuh langkah Pemkot Ambon dalam digitalisasi penerapan SIPD.

“Dengan SIPD pembayaran dapat dilakukan dengan cepat dan baik,” ucapnya.

Usai memberikan sambutan, Wali Kota bersama Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara, Syahrisal Imbar, serta didampingi Direktur Pelaksanaan & Pertanggung Jawaban Keuangan Daerah, Simon Saimima secara simbolis meluncurkan SIPD RI Online.

Turut hadir, Ditjen Bina Keuangan Kemendagri, Simon Saimima, Pj. Sekkot, Robby Sapulette, Pimpinan OPD, serta undangan lainnya.(****)