Pemkot Ambon Berkomitmen Perkuat Identitas Kebudayaan Daerah

Oplus_131072

MediatorMalukuNews.com_ Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berkomitmen terus memperkuat identitas kebudayaan daerah melalui pelaksanaan event seni dan adat di tingkat negeri.

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena pada Festival Marawai yang berlangsung di Negeri Hatalai, Kecamatan Leitimur Selatan, Selasa (25/8/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan pentingnya pelestarian nilai-nilai adat dan sinergi pembangunan daerah. Untuk itu, Pemkot Ambon terus mendorong seluruh negeri atau desa untuk menghidupkan tradisi warisan leluhur, seperti Panas Pela dan Panas Gandong.

Menurutnya, nilai sejarah tak boleh berhenti sebagai bahan literasi atau cerita semata, melainkan harus diwujudkan dalam atraksi seni budaya dan pembentukan sanggar di setiap kelurahan/negeri agar generasi muda dapat memahami dan mencintai budaya.

Wali Kota mengapresiasi
Pemerintah Provinsi Maluku atas dukungannya terhadap pembangunan di Kota Ambon.

Mantan sekwan DPRD provinsi ini mengimbau seluruh Raja dan Penjabat Kepala Pemerintah Negeri terus mempererat kebersamaan dan membangun Kota Ambon mulai dari tingkat negeri.

Orang nomor satu Kota Ambon ini pun mengapresiasi Panitia kegiatan , Jonathan Kainama, seluruh jajaran panitia, serta warga masyarakat Negeri Hatalai atas inisiatif dan kerja kerasnya sehingga festival ini dapat berlangsung dengan baik.

Baca juga :   Seluruh Korban Lakalantas di Km 58 Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan ke Ahli Waris

“Festival Marawai ini menjadi pengingat bagi kita semua akan kewajiban melestarikan warisan adat istiadat dari para leluhur. Mari kita jaga kebersamaan ini demi Ambon yang lebih baik,” pungkas Wali Kota.

Acara ini turut dihadiri Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, jajaran Pemprov Maluku, Pemkot Ambon, unsur Forkopimda, pimpinan MPH Gereja Protestan Maluku (GPM), Ketua Klasis GPM Pulau Ambon Timur, para Raja dan Penjabat Kepala Pemerintah Negeri se-Kota Ambon, serta tokoh masyarakat setempat. (****)