Wakil Wali Kota Tual Buka MPLS Sekolah Rakyat di Desa Fiditan

IMG-20260831-WA0008

MediatorMalukuNews.com_ Wakil Walikota Tual, Amir Rumra ketika mewakili Wali Kota, Tual A. Yany Renuat pada acara kegiatan open house sekaligus Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Rerintegrasi (SRT) 74 Kota Tual tahun 2026 Senin 31/8-2026:di Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual mengatakan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Dikatakan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 Tual disebut sebagai wujud keberpihakan negara kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Selain itu Pemerintah ingin memastikan kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi hambatan bagi anak untuk memperoleh pendidikan yang layak, mendapatkan pembinaan, dan mengembangkan potensi dirinya,” ujar Wali Kota dalam sambutan tertulis yang dibacakan wakil Wali Kota Tual tersebut.

Kata Rumra, pemerintah juga berharap agar Sekolah Rakyat ini dikelola secara serius. Pendidikan di sekolah tersebut harus membangun karakter, menanamkan kedisiplinan, mengembangkan keterampilan, dan memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi.

Wali Kota Tual juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Sosial, Kementerian PUPR, Kementerian Pendidikan, serta seluruh pihak yang mendukung berdirinya Sekolah Rakyat di Kota Tual.

Baca juga :   Ombudsman Pusat dan Wali Kota Tinjau Pelaksanaan MBG di SMPN 6 dan SDN 2 Ambon

Wakil Wali Kota juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Ketua dan Anggota DPRD Kota Tual, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, guru, orang tua, dan masyarakat.

“Kita mengenal nilai ‘Ain Ni Ain’ di masyarakat Kei, semangat kebersamaan dan saling menjaga. Nilai itu harus menjadi bagian dari cara kita membangun pendidikan,” katanya.

Kepada orang tua siswa, Wali Kota meminta tak merasa rendah diri karena keterbatasan ekonomi.
Negara telah hadir melalui Sekolah Rakyat dengan menanggung biaya pendidikan dan kebutuhan siswa.

Kepada siswa, Wali Kota berpesan harus belajar sungguh- sungguh, menghormati guru dan orang tua, patuh pada aturan, serta menjaga kebersihan dan fasilitas sekolah.

“Jangan pernah merasa karena berasal dari keluarga sederhana maka tidak boleh memiliki cita-cita besar. Kalian memiliki hak untuk bermimpi dan memiliki masa depan yang baik,” pesannya.

Dalam pelaksanaan MPLS, Wali Kota menekankan kegiatan harus berlangsung edukatif, tertib, aman, dan menyenangkan. Ia melarang adanya perundungan, kekerasan, dan diskriminasi.

Pada kesempatan itu pun dilakukan peluncuran program “Pingpong Go to School” bekerja sama dengan PTMSI.

Baca juga :   Pj.Bupati Malra Hadiri Pengukuhan & Penggelaran Lulusan Program RPL

Wali Kota berharap program ini dapat membentuk disiplin, konsentrasi, dan sportivitas siswa, serta melahirkan bibit atlet dari Sekolah Rakyat.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wawali Amir Rumra atas nama Wali Kota secara resmi membuka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Kota Tual.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Pemberdayaan Masyarakat Adat Terpencil Kemensos RI, Ketua DPRD Kota Tual Hj. Aisyah Renhoat, unsur Forkopimda Kota Tual, kepala OPD, tokoh agama, tokoh adat, camat, lurah, kepala desa, kepala sekolah, serta orang tua dan siswa Sekolah Rakyat Kota Tual.(Al)