Apresiasi Pembuatan Jalan Setapak, Tokoh Masyarakat Ini Bilang Pemda SBB Kontribusi Bangun Dusun Melati

IMG-20261022-WA0005

MediatorMalukuNews.com_ Tokoh Masyarakat Dusun Melati, Desa Waisala, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Ali Isa menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten SBB, terutama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat yang dipimpin Pelaksana Tugas Kepala Dinas (Plt Kadis) Rusly Lausepa. Pasalnya, pihak ini dinilai telah menata dusun yang didiaminya sehingga memperindah Dusun Melati, Desa Waisala lewat pembangunan jalan setapak.

Saat ditemui di Dusun Waimeteng Pante, Piru, ibukota Kabupaten SBB belum lama ini (18/10/2026), Ali Isa menyatakan proyek jalan setapak di Dusun Melati awalnya berjarak 150 meter, tetapi setelah proses pengerjaannya ada penambahan sepanjang 35 meter sehingga total keseluruhan berjarak 185 meter.

Adapun ruas jalan setapak tersebut, dimulai dari depan sekolah Madrasah Aliyah ( MA ) Melati melewati depan SMP Muhamadiyah, Melati hingga masuk ke Dusun Melati yang menjadi tempat pemukiman masyarakat.

Menurut Ali Isa, sebagai tokoh masyarakat di Dusun Melati, Desa Waisala, dia selalu meminta Pemda SBB mempercepat pembangunan di Dusun Melati, dengan melakukan lobi- lobi ke dinas terkait.l, dan juga Bupati SBB. Pasalnya, hal itu merupakan bagian dari hak warga negara yang harus diperjuangkan.

Baca juga :   RDP Dugaan Korupsi Kapus Inamosol, Ambil Langkah Bijak DPRD Nyatakan Rekomendasi Dikeluarkan Usai Hasil Riksus Inspektorat

Tokoh Masyarakat Dusun Melati itu pun menambahkan, tugasnya sebagai tokoh masyarakat harus bisa merespon kebutuhan – kebutuhan masyarakat di dusunnya, dan mempergunakan jaringan maupun koneksi di lingkup pemerintahan untuk membantu memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Sejumlah perjuangan dari Ali Isa telah menunjukkan hasil, seperti pembagunan talud pantai Dusun Melati semasa kepemimpinan (almarhum) Bupati Muhamad Yasin Payapo. Mengingat kondisi abrasi di Dusun Melati kala itu mencapai hampir 100 meter.

Oleh sebab itu, dirinya juga sudah menyampaikan ke Dinas PUPR SBB melalukan renovasi kembali talud pantai yang saat ini mengalami kerusakan lagi.

Ali Isa mengatakan, dirinya juga melakukan lobby untuk pengadaan sarana air bersih di Dusun Melati dan sebagainya,. perihal itu lantaran, semua jaringan dan koneksi dipergunakan untuk lobi – lobi demi memperjuangkan kepetingan masyarakat.

“Dulu juga Kita memperjuangkan pembuatan saluran pembuangan air limbah dari rumah – rumah masyarakat ” cetusnya.

Menurut Ali Isa, pembangunan jalan setapak yang sudah mencapai panjang 185 meter itu masih kurang, karena belum semua ruas di Melati belum ada jalan setapaknya, mengingat memasuki musim kemarau seperti saat ini debu sangat banyak dan mengancam pernapasan masyarakat. Selain itu, debu menggangu altifitas saat menunaikan ibadah sholat di Mesjid.

Baca juga :   Tutup Tahun, PNM Ambon Optimis Capai Target

Tokoh Masyarakat Dusun Melati ini pun berterima kasih kepada Pemda SBB yang telah merespon sebagian dari permintaan pihaknya sehingga telah mbantu melayani kebutuhan dan kepentingan masyarakat sehingga kepercayaan masyarakat semakin tinggi kepada Pemerintah Daerah. (Nicko Kastanja)