RDP Dugaan Korupsi Kapus Inamosol, Ambil Langkah Bijak DPRD Nyatakan Rekomendasi Dikeluarkan Usai Hasil Riksus Inspektorat
MediatorMalukuNews.com_ Akhirnya terungkap tudingan dugaan korupsi terhadap Kepala Puskesmas (Kapus) Inamosol, Alexander Lessil adalah susah dibuktikan, hal ini terliat dari Rapat Dengar Pendapat ( RDP) yang digelar DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) di Kantor DPRD Sementara, Jalan Hunipopu, Desa Kairatu, Kecamatan Kairatu, SBB, Senin (13/4/2026).
Dalam RDP yang dihadiri Komisi III DPRD SBB, Kepala Dinas Kesehatan SBB, Gariman Kurniawan, Kapus Inamosol, Alexander Lessil dan Pegawai Puskesmas Inamosol.
Meskipun Komisi III DPRD SBB telah mengantongi bukti rekaman percakapan suara Kapus Inamosol , Alexander Lessil tetapi Mereka tak berani mengeluarkan rekomendasi terkait persoalan tersebut, sehingga diduga bukti – bukti rekaman suara dan bukti lainnya itu tak signifikan dengan permasalahan tersebut.
Apalagi adanya Kabupaten SBB saat ini diperhadapkan pada efisiensi dan pemotongan anggaran yang menyebabkan dana operasional berbagai kegiatan terbatas. Bahkan hal ini pun telah diakui Bupati SBB dalam Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati SBB Tahun 2025 di hadapan anggota DPRD setempat – yang menyatakan dengan tegas bahwa kendala yang dihadapi Pemda SBB dalam pembangunan adalah keterbatasan kapasitas keuangan daerah, ketimpangan pembangunan antar wilayah serta kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan publik yang semakin kompleks.
Namun di bawah kepemimpinan Kapus Inamosol, Alexander Lessil, ketika persoalan dan tantangan yang dihadapi Pemda SBB tersebut dapat terselesaikan tanpa ada keluhan masyarakat Inamosol soal buruknya pelayanan.
Sikap kehati- hatian DPRD SBB, dengan tidak tergesa – gesa mengeluarkan rekomendasi terhadap persoalan ini sembari menunggu hasil pemeriksaan khusus (Riksus) Badan Pengawas Inspektorat Daerah adalah langkah bijak karena Inspektorat Daerah adalah Badan yang memiliki kapasitas dan kompetensi memutuskan penyalahgunaan keuangan daerah.
DPRD sebagai representasi masyarakat, juga harus dapat menimbang apakah dengan persoalan ini, adakah hak pelayanan masyarakat di bidang kesehatan yang diabaikan ataukah persoalan ini muncul lantaran kepentingan segelintir orang saja.
Kepala Puskesmas Inamosol, Alexander Lessil melalui keterangan via saluran WhatsApp-nya, Senin (13/4/2026), setelah mengikuti RDP menyatakan bahwa, dirinya mengikuti prosedur dimana Saksi yang mengikuti Perjalanan Dinas hadir supaya semua persoalan terang benderang dan jangan.asal tuduh saja. (Nicko Kastanja)
