BKKBN Maluku Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader BKB di Desa Tutukei MBD

IMG-20241021-WA0031

MediatorMalukuNews.com_ Desa Tutukei, Kecamatan Leti, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menjadi tempat digelarnya kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Bina Keluarga Balita (BKB) oleh pihak perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku belum lama ini (18/10/2024).

Tujuan kegiatan ini juga sebagai penguatan koordinasi pendampingan ibu hamil, ibu pasca salin dan bidan untuk peningkatan kapasitas pelaksanaan program percepatan penurunan angka stunting bagi kader BKB dan pemberdayaan kelompok masyarakat di kampung Keluarga Berkualitas (KB) di desa Tutuke,i Kecamatan Leti.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Maluku, Mauliwaty Bolo, ditandai dengan pemukulan tifa, bertempat di Balai Desa setempat.

Dalam sambutanya, dia menyebutkan salah satu program yang saat ini gencar dilakukan pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat adalah berupaya mencegah dan penurunan angka stunting.

Hal ini disebabkan karena masalah stunting, yaitu memberikan dampak negatif berkepanjangan bagi pembangunan sumber daya manusia di masa mendatang.

Dikatakan, dari hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukan angka prevalensi stunting di Indonesia hanya mengalami 0.1 yaitu dari 21.6 menjadi 21.5 %.

Baca juga :   Songsong Hari Sumpah Pemuda, Kesbangpol MBD Gelar Kegiatan Bela Negara

Secara khusus, Provinsi Maluku, angka prevelensi stunting naik dari 26.1 menjadi 28.4%. Hal yang sama juga dialami Kabupaten MBD Dimana angka prevelensi meningkat cukup besar dari 25.7 menjadi 29.9%.

“Hal ini menunjukan kita masih harus berupaya keras mencegah dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Maluku Barat Daya.(MBD),” ujarnya.

Dikatakan, pihak BKKBN termasuk.perwakilan BKKBN Provinsi Maluku melaksanakan berbagai program dan kegiatan untuk dapat memberikan intervensi sensitif dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting.

Pendampingan tim pendamping keluarga khususnya para bidan, pelayanan kelompok BKB serta pemberdayaan kelompok masyarakat di kampung KB diharapkan melalui pemakaian kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhannya,dan akan.berdampak pada upaya pencegahan dan.penurunan angka stunting.

Dikatakan, seiring pendampingan kepada ibu hamil dan pelayanan KB kepada ibu hamil dan pelayanan KB kepada ibu pasca salin, maka pendampingan dan pemberian edukasi akan dilanjutkan kepada keluarga yang memiliki anak usia 0-6 tahun melalui pelayanan kelompok BKB, terutama tentang pengasuhan dalam 1000 hari pertama kehidupan anak.

Baca juga :   PWI Pusat Lanjutkan Kembali Program UKW Gratis PWI se-Indonesia

1000 hari pertama kehidupan yang dimulai sejak masa konsepsi hingga anak berusia dua tahun menjadi masa yang sangat penting dan menentukan pertumbuhan dan perkembangan mereka kedepannya.

Rombongan yang berjumlah enam orang tersebut, didampingi pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis Pemda MBD lainnya akan mendampingi Dr, Mauliawaty bersama rekan-rekannya sewaktu melakukan penceramah di balai desa Tutukei.berada di desa Tutukei.Rencananya, mereka akan membawakan berbagai materi terkait program keluarga berencana.

Kelompok bina keluarga diharapkan dapat memberikan informasi dan edukasi.kepada seluruh sasaran.Tim pendamping keluarga (TPK) yang terdiri dari Bidan tim penggerak PKK dan kader KB menjadi mitra BKKBN dalam melakukan pendampingan kepada ibu hamil,ibu pasca salin keluarga balita dalam memberikan edukasi dan informasi yang tepat dalam pengasuhan tumbuh dan kembang anak,serta mendapatkan pelayanan kontrasepsi untuk dapat mengatur jarak kehamilan.

Berdasarkan hasil pendataan keluarga tahun 2023,kesertaan KB modern di propinsi Maluku masih dibawah angka nasional yaitu diangka 39,2.untuk kebutuhan yang tidak terpenuhi (unimet need) di Propinsi Maluku yaitub24,0.

Baca juga :   Polres MBD Bhakti Sosial Bersihkan Lingkungan Masjid Nurul Iman Kalwedo

Kaper BKKBN memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh, Bidan, Kader Pokja ,Kampung KB,PKB/PLKB,pengelolah program di OPD ,instansi terkait dan semua pihak,yang dengan setia dan semangat menopang dan mendukung pelaksanaan program bangga Kencana serta upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di daerah ini.

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris BKKBN Maluku bersama staf, Kepala Desa Tutukei, Semy Perra. Kepala Dinas Kesehatan, MBD Marthen Rahakbauw, Kepala Dinas PMD.bRony Noach.kadis Perindag.Camat Letti, Ketua IBI Bhabinkamtipmas..( EM)