Pj Sekda Malra Buka Pelatihan Batik Tulis dan Anyaman

IMG-20241022-WA0002

MediatorMalukuNews.com_ Penjabat (Pj) Sekertaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara (Sekda Malra), Nikodemus Ubro membuka kegiatan Pelatihan Keterampilan Batik Tulis dan Anyaman.

Kegiatan ini dilangsungkan di Ball Room Hotel Villlia, Langgur, Ibukota kabupaten setempat.

Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malra Cq Dinas Perindustrian Kabupaten Malra itu, dibuka sekaligus ditandai dengan penyerahan atribut berupa kartu nama, baju dan alat bantu lainya yang diserahkan langsung Pj.Sekda Malra didampingi pihak perwakilan Kementrian Perindustrian RI, Perwakilan Dinas Perindustrian Provinsi Maluku.

Ubro yang mewakili Pj. Bupati Malra Jasmono itu mengatakan, Kabupaten Malra merupakan kawasan yang menjadikan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan di daerah tersebut.

“Kalau berbicara tentang pariwisata, bagaimana kita bisa mendatangkan orang di sini dengan berbagai barang yang menarik sehingga mereka bisa betah di sini,”ujar Ubro.

Menurutnya, salah satu cara yang mendorong atau memberikan rasa nyaman berlama-lama adalah salah satunya masyarakat atau pihaknya bisa menyajikan berbagai produk daerah unggulan yang bisa menjadi daya tarik bagi para wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

Baca juga :   PKK Kei Kecil Diharapkan Jadi Motor Penggerak Kesejahteraan Masyarakat

“Berbicara tentang batik dan anyaman, maka saya mau sampaikan bahwa di Maluku Tenggara untuk anyaman bambu dan pelepah pisang bahan lokalnya cukup banyak di sini yang bisa ditingkatkan menjadi kreatifitas dalam UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) sehingga bisa mendorong peningkatan pendapatan bagi keluarga disini,” tuturnya.

Diketahui, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari pihak Kementerian Perindustrian RI serta Dinas Perindustrian Provinsi Maluku dan para instruktur batik dan anyaman yang didatangkan langsung dari Jogjakarta

Peserta yang mengikuti pelatihan tersebut berjumlah 40 orang, terbagi atas dua bagian. Untuk anyaman serta Batik.

Direncanakan pelatihan tersebut berlangsung selama enam hari, dan dilakukan di dua tempat berbeda, yakni Balai Ohoi (Desa) Wearlilir dan ruang serbaguna anugerah Ohoijang Malra.(Al).