Listrik Sering Padam di Desa Lorulun, Warga Minta Pimpinan PLN Saumlaki Serius Menanganinya

IMG-20230826-WA0036

MediatorMalukuNews.com – PLN dalam menjalankan bisnis kelistrikan dan bidang lain yang terkait, berorientasi pada kepuasan pelanggan dan masyarakat menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan senantiasa mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi dan menjalankan berbagai kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan.

Namun dalam upaya maksimal PLN, ada saja kendala padam listrik yang dialami masyarakat, seperti yang dituturkan dan dikeluhkan sejumlah warga masyarakat desa Lorulun, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kepada media ini, Dra Yasintha Sarpumpwain/Bwarleling (65 tahun) keluhkan kinerja PLN Saumlaki, yang mana sering sekali terjadi pemadaman listrik di desa tersebut.
“Saya sebagai masyarakat Desa Lorulun, minta tolong skali kepada Bapak Pimpinan PLN Saumlaki, memperhatikan kami, karna sering sekali mati lampu, bahkan sampai berhari-hari, tidak tahu apa penyebabnya, terasa menderita sekali” keluh Yasintha.
Akibat padam listrik berhari-hari sempat berdampak kepada aktivitas masyarakat terutama di malam hari. Yasintha berharap situasi ini dapat diperhatikan serius, bila memang ada pemadaman, diusahakan waktunya diatur supaya pemadaman jangan dalam jangka waktu lama.
Pihak PLN yang sempat dihubungi media ini mengakui dan memberikan penjelasan bahwa penyebab pemadaman listrik adalah pemadaman pemeliharaan bahkan sudah ada pemberitahuan di group-group stakecholder dan diakui pula bahwa sementara perbaikkan pembangunan GTF seputaran bandara Mathilda Batlayery yang sementara diinstal untuk dialiri dengan jaringan yang baru sehingga dibutuhkan sedikit kesabaran masyarakat.
“Bila ada pemadaman diluar jadwal pemeliharaan, bisa dimanfaatkan aplikasi PLN mobile, disitu ada fitur-fitur laporan gangguan, keluhan dan lain-lain semuanya ada disitu” tutup Assistant Manager Perencanaan, Ayyub Hamzah.
Ketika diminta keterangannya sering terjadi pemeriksaan meteran listrik secara tiba-tiba oleh pegawai PLN tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada pelanggan, Ayub Hamzah menjelaskan bahwa Pihak PLN dalam hal ini petugas ULP, juga dilibatkan pihak ketiga akan selalu mengacu kepada petunjuk SOP yaitu senyum, salam, sapa, sopan dan santun yang akan disosialisasikan lagi ke masyarakat.

Baca juga :   5.103 Siswa di Tanimbar Terima Bantuan PIP