Inflasi Kota Tual Naik 4,55 Persen
MediatorMalukuNews.com – Kepala BALAI Pusat Statistik (BPS) Kota Tual, Richard Thenu mengatakan, pada bulan Oktober 2023 Kota Tual mengalami inflasi year-on-year (Yoy) sebesar 4,55 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 118,61, sementara untuk Kota Ambon mengalami inflasi yoy 3,56 persen dengan IHK 118,98 persen.
Dikatakan pada Oktober 2023,kota Tual mengalami inflasi 4,55 persen dengan IHK 118,61persen,sedangkan kota Ambon 3,56 persen,dengan IHK sebesar 118,94 persen.
Pihaknya juga mengaku kalau dari 90 kota IHK tercatat kota dengan inflasi Yoy tertinggi adalah kota Tanjung pandan yakni sebesar 5,43 persen dengan IHK sebesar 120,87 dan inflasi Yoy terendah terjadi di Kota Jayapura yaitu sebesar 1,43 persen dan IHK nya sebesar 112,88 persen.
Dikatakan inflasi kota Tual terjadi karena adanya kenaikan harga yang di tunjukan oleh naiknya sebagian besar kelompok pengeluaran.kenaikan harga di tunjukan dengan adanya kenaikan 10 kelompok pengeluaran,inflasi Yoy tertinggi pada kelompok penyediaan makanan dan minuman,Restoran sebesar 10, 25 persen dan terendah pada kelompok,pengeluaran kesehatan dan pendidikan sebesar 0,25 persen,sedangkan satu kelompok pengeluaran mengalami deflasi yaitu kelompok informas,komunikasi dan jasa keuangan yakni sebesar 0,1 persen.
Tingkat inflasi bulanan (Month to month (MTM) Oktober 2023 terhadap September 2023,kota Tual mengalami inflasi sebesar -1,08 persen atau mengalami deflasi,sedangkan kota Ambon mengalami inflasi sebesar 0,39 persen,tingkat inflasi tahun kalender,year to date (YTD) Oktober 2023 terhadap Desember 2022,kota Tual mengalami inflasi sebesar 2,84 persen,sedangkan kota Ambon mengalami inflasi sebesar 1,82 persen.
Thenu juga mengaku kalau perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Oktober 2023 secara umum menunjukan adanya penurunan berdasarkan hasil pemantauan pihak BPS dengan menggunakan perhitungan tahun dasar (2018 = 100),kota Tual pada bulan Oktober 2023 terjadi deflasi sebesar 1,08 persen atau terjadi penurunan index harga konsumen dari 119,90 pada September 2023 menjadi 118,61 pada Oktober 2023.
