Bulog Saumlaki Siap Stabilkan Stok dan HET Beras di Tanimbar

IMG-20231120-WA0002

MediatorMalukuNews.com – Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ronal Talihatu mengatakan,

pihaknya selalu melayani secara merata untuk kebutuhan beras kepada masyarakat di kabupaten julukan Duan Lolat ini. Pada prinsipnya, kata dia, semuanya disesuaikan dengan aturan pemerintah pusat. Untuk itu, Bulog tetap berupaya menstabilkan stok beras termasuk soal harga harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan per kilo Rp.11.800,-

“Saat ini beras Bulog dibatasi supaya semua masyarakat bisa dapat kebagian secara merata,” kata Ronal baru-baru ini di kantornya.

Dia mengatakan beras Bulog mesti dibatasi karena bila tak dibatasi, maka akan terjadi tidak sesuai peruntukannya.

Dikatakan Bulog mengelola cadangan pangan pemerintah yang sewaktu-waktu dibutuhkan, misalnya adanya kejadian tak terduga seperti bencana alam dan lainnya.

Selain itu, Bulog diberi mandat oleh pemerintah untuk mengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk ketahanan/kedaulatan pangan yang penyaluran dan peruntukannya sesuai penugasan pemerintah dengan dibatasi aturan/kebijakan dari pemerintah.

Diakuinya, sebagai insan Bulog pihaknya hanya sebagai pelaksana untuk mematuhi penugasan pemerintah yang memberi instruksi kepada Bulog untuk melaksanakan program oemerintah, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Baca juga :   Ini Daftar Nama 25 Anggota DPRD Tanimbar Periode 2024 -2029

” Berasnya sedang kami siapkan baik fisik dan administrasinya. Sedangkan proses pengemasan, diupayakan pertengahan minggu ini Bulog sudah bisa kembali melayani dan menjawab kebutuhan masyarakat”, jelasnya.

Dikatakan, kantor Gudang Bulog senantiasa mengelola cadangan beras pemerintah, dan itu diikuti sesuai penugasannya, seperti penugasan untuk program bantuan pangan, yaitu masyarakat terima secara cuma-cuma dan program stabilisasi dan pasokan pangan.

Menurutnya, kehadiran beras Bulog sangat membantu masyarakat kekurangan, makanya ada harga eceran tertinggi (HET), semua outlet binaan bulog harus mengikuti ketentuan sesuai HET per kilo Rp.11.800,-

Kantor Bulog tetap berupaya menstabilkan harga dan selalu berkoordinasi bersama pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan dan Satgas Pangan Polres setempat.

Ronal mengaku selaku kepala gudang beras bulog Saumlaki hanya didampingi satu staf yang membantu semua kegiatan, namun cukup berupaya bagaimana melayani masyarakat Tanimbar dengan hati dan penuh rasa tanggungjawab.(JK)
.