Pemkot Ambon Raih Penghargaan BPOM

IMG-20240205-WA0015

MediatorMalukuNews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dibawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Bodewin Wattimena terus menorehkan prestasi.

Buktinya di awal tahun 2024, Pemkot Ambon berhasil masuk dalam kategori tertinggi penilaian predikat kepatuhan standar pelayanan publik oleh Ombudsman RI.

Kini, penghargaan juara terbaik ketiga nasional, juga diraih Pemkot Ambon karena dinilai aktif mendukung pengendalian Program Resistensi Antimikroba (AMR).

Penghargaan ini diberikan pihak
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pusat Kepada pihak Pemkot Ambon – yang diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin didampingi Plt Kepala BPOM, Rizka Andalusia kepada Pj. Walikota Bodewin Wattimena saat acara puncak peringatan HUT BPOM, baru-baru ini(4/2/2014) di Jakarta.

“Jadi juara satu itu salah satu proivinsi di Kalimantan, juara dua Kota Banten dan juara tiga, Kota Ambon,”beber Kepala BPOM Ambon, Tamran Ismail kepada wartawan di Balai Kota, pekan kemarin.

Dikatakan, penghargaan yang diberikan merupakan apresiasi yang setinggi kepada para pimpinan pemerintah daerah yang menunjukkan komitmen dan konsistensi nyata mewujudkan dukungannya.

Baca juga :   Direktur Utama Jasa Raharja Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2024

Selama ini, kata Ismail, Pemkot Ambon dinilai ketat melakukan pengawasan maupun mengeluarkan edaran agar apotik tak secara bebas menjual obat antibiotik.

“Dulu kalau beli mudah tetapi sekarang susah. Nah itu komitmen pemda dengan mengeluarkan edaran supaya apotik tidak menjual obat antimikroba secara bebas. Kalau dia jual bebas akhirnya masyarakat bisa minum secara sembarang. Jadi harus beli menggunakan resep dokter dan sebagainya,”terangnya.

Diharapkan dengan penghargaan ini dapat menambah semangat kolaborasi dalam pengawasan dan pengendalian AMR serta menjadi pengingat akan komitmen yang harus dilaksanakan dan diimplementasikan dalam edukasi pengendalian antimikroba kepada tenaga kesehatan dan masyarakat luas.

Ditambahkan Pemkot Ambon dapat berkolaborasi dengan stakeholder terkait lainnya.

“Penghargaan ini menjadi pemicu bagi kabupaten/kota lainnya di Provinsi Maluku untuk bersinergi dalam meningkatkan perannya dalam pengendalian antimikroba,” pungkasnya( )