Instruksi Pj.Walikota Soal Penanganan Darurat Air Bersih Enggan Ditindaklanjuti BPBD Kota Ambon
MediatorMalukuNews.com- Instruksi Penjabat (Pj) Walikota Ambon, Bodewin Wattimena soal penanganan darurat air bersih di kota ini enggan ditindaklanjuti pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon.
Hal ini membuat Wattimena kesal dan.mendesak pihak BPBD segera menyikapi persoalan krisis air bersih yang dialami masyarakat yang mendiami Kota Ambon saat ini.
“Saya sudah bilang ke BPBD untuk segera buatkan SK Penetapan Status Darurat Air Bersih di Kota Ambon, namun sampai dengan hari ini belum ada,”kesal Wattimena dalam arahannya saat apel pagi, belum lama ini.
Ditegaskan, dengan dasar SK tersebut, maka Pemkot Ambon dapat melakukan penyaluran air bersih ke masyarakat
guna mengatasi krisis air bersih saat ini di Kota Ambon.
Sebagaimana diketahui, kemarau panjang saat ini diakibatkan dampak El Nino (Salah satu fenomena alam terkait suhu muka laut yang terjadi di Samudera Pasifik) menyebabkan terjadi krisis air bersih di sejumlah wilayah termasuk Kota Ambon beberapa bulan terakhir ini.
Kondisi ini menyebabkan sejumlah warga yang tinggal di Ibukota Provinsi Maluku sulit mendapatkan kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan dalam rutinitas kehidupan manusia ini.
Menyikapi fakta ini Pemerintah Kota Ambon tak tinggal diam, bahkan dibawah kepemimpinan Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, air bersih diupayakan untuk disalurkan kepada warga yang mengalami krisis air minum – dengan menggunakan mobil tangki di sejumlah titik atau lokasi yang diketahui kesulitan mendapatkan air bersih.
Kebijakan ini seharusnya dioptimalkan dan support dengan baik oleh pihak bersangkutan, dengan menetapkan status darurat air bersih di Kota Ambon.
Sayangnya, instruksi Penjabat Wali Kota Ambon, tidak ditindaklanjuti pihak BPBD Kota Ambon.
“Kita sementara menghadapi situasi cuaca ekstrim di Kota Ambon, akibat dampak dari El Nino sehingga terjadi kemarau panjang,” ujarnya.
Dikatakan, krisis air saat ini terjadi hampir di seluruh kota bertajuk ‘Ambon City of Music’ ini. “Hampir semua wilayah di Kota Ambon terjadi krisis air bersih,”katanya.
Menurut Wattimena, penyaluran air bersih ke warga Kota Ambon mesti terus dilakukan, mengingat hampir di wilayah konsesi PT. Dream Sukses Airindo (DSA), sumur bor air seluruhnya kering sehingga tidak dapat melayani pelanggan secara baik.
“Pembagian atau penyaluran air bersih harus terus kita lakukan karena hampir di semua wilayah konsesi PT DSA itu sumur bor airnya kering,”ucapnya.
Orang nomor satu Pemkot Ambon ini memberi support kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang menangani penyaluran air bersih ke masyarakat agar tetap melaksanakan kegiatan dimaksud menyikapi krisis air bersih saat ini.
“Ini menjadi sebuah persoalan besar di Kota Ambon, karena itu, semua OPD yang terkait dengan penyaluran air bersih supaya tetap bersemangat melakukan aktifitasnya dengan baik,”harapnya. ()
