Ini Penampakan Para “Jagoan Pengeroyok” Oknum Wartawan di Polres MBD

IMG-20240312-WA0002

MediatorMalukuNews.com –  Ini-lah penampakan raut wajah “Para jagoan pengeroyok” oknum wartawan media online – Meljanus Ever Makupiola di Tiakur, ibukota Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang tertangkap kamera ketika dipanggil menghadap pihak penyidik polres setempat baru-baru ini – yang sebelumnya dibiarkan bergentayangan liar di kabupaten julukan “Kalwedo” itu.

Informasi yang diperoleh dari pihak polres setempat, menyebutkan, para pelaku ini datang memenuhi panggilan pihak penyidik akibat dibeberkan turut serta terlibat melakukan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama, oleh satu terlapor sesuai Laporan Polisi (LP) sejak awal peristiwa pengeroyokan itu terjadi tanggal 03 Maret 2024.

Sementara beberapa lainnya dinyatakan
masih kabur sebab diduga takut terciduk pasca para jagoan pemuda tanggung ini dipolisikan pihak korban yang nyaris kehilangan nyawanya.

Diketahui, para pelaku diduga terlihat bertampang munafik di hadapan polisi, lain hal menurut korban, ketika para pelaku pada saat kejadian terlihat garang, serta bertindak brutal dan membabi-buta merusak rumah korban sembari merangsek masuk mengeroyok oknum kuli tinta itu dengan pukulan dan tendangan ditambah menggunakan helm memukul korban yang sementara beristirahat di dalam kamar pada pagi hari buta menjelang subuh belum lama ini.

Baca juga :   SPKT Polsek Mdona Hyera Lakukan Pendekatan Keadilan Restoratif Selesaikan Masalah Warga

Sebagaimana diketahui, para jagoan pengeroyok ini, antara lain, bernama:
Indra Rusunwuly alias indra, Fermin Koriaru alias Fermin, Patrick Sekdely alias. Patrick dan satunya lagi diketahui bernama Aldo yang lagi diburu anggota Satreskrim polres setempat.

Dan diduga tak menutup kemungkinan keterlibatan oknum lainnya yang ikut terlibat dalam perkara ini, sebab pihak penyidik sementara menginterogasi para pelaku sesuai aturan hukum yang berlaku untuk mengungkap fakta dan motif serta dalang di balik tindakan kekerasan bersama tersebut.

MOHON AMPUN
Dari informasi yang disampaikan korban, ada terdapat oknum pihak keluarga terlapor/pelaku mendatangi rumah korban di kediamannya, sembari bersujud di kaki korban sambil memohon maaf dan meminta ampun agar persoalan ini jangan ditindaklanjuti lagi secara hukum.

Di lain pihak, Kapolres MBD, Pulung Wietno yang dikonfirmasi via WhatsApp-nya soal pertanyaan mengapa para pelaku belum ditahan, dia hanya mengaku bahwa kini anggota penyidik sementara memproses perkara pengeroyokan oknum wartawan yang belum diketahui persis pokok persoalan yang melatarbelakangi kasus ini.

Baca juga :   Polres MBD Kenapa Lamban Tangani Pelaku Kasus Video Porno Desa Patty ?

“Saat ini, kami menerima laporan polisi dengan pelapor Sdr ever. Saat ini, laporan dimaksud kami tindaklanjuti dengan melengkapi administrasi penyelidikan penyidikan. Untuk pemanggilan + pemeriksaan saksi dan perlengkapan adm sedang dilaksanakan dan dipenuhi oleh penyidik kami.

Kesemua tindakan kepolisian yg dilaksanakan terkait dengan penanganan laporan dimaksud, kami siapkan dengan baik memenuhi tiap tahapan yg prosedural,” tandas orang nomor satu di jajaran Polres MBD melalui pesan tertulis WhatsApp-nya. (****)