Pemkab Malra Pastikan Pelayanan Publik Dari dan Ke Bandara Karel Sadsuitubun Langgur di Ibra Normal Pasca Penutupan Sasi Adat

IMG-20240315-WA0019

MediatorMalukuNews.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) memastikan pelayanan publik untuk penerbangan dari dan ke Bandara Karel Satsuitubun Langgur di Ibra, kabupaten setempat tetap berjalan normal pasca pemasangan Sasi (Penutupan) secara adat oleh sekelompok masyarakat adat Ohoi/Desa Sathean pada areal atau akses jalan masuk menuju pintu Bandara Karel Sadsuitubun Langgur di Ibra baru -baru ini (14/03/2024).

Ini setelah Pemkab Malra menyikapi persoalan tersebut, dan dibawah pimpinan Penjabat (Pj) Bupati Malra, Jasmono langsung turun tangan mendatangi lokasi pemajangan Sasi Adat oleh warga setempat untuk berdialog terkait perihal itu, sehingga memastikan akses melewati ruas jalan menuju sarana publik tersebut tidak menjadi sarana penghalang.

Demikian rilis yang disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Malra, Antonius U.W. Raharusun, Jumat (15/3/2024).

Kedatangan Pj. Bupati tak sendiri, dia didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malra, antara lain, Kapolres Malra, AKBP. Frans Duma, Dandim 1503 Tual Letkol. Inf. Kadek Muliasra, Danlanud Dumatubun
Langgur Letkol. Pas, Muhamad Junaidi, Danlanal Tual Kolonel Laut (P) Guntur Alamsyah, CRMP, Penjabat Sekretaris Daerah Nicodemus Ubro,.

Baca juga :   Kapolresta Pulau Ambon yang Baru, Disambut DPRD

Pj. Bupati beserta Forkopimda diketahui bergerak cepat melakukan pendekatan persuasif dengan tokoh adat desa setempat, yakni ‘Rat Kirkes Ibra Agung Renwarin’ untuk mencair kebekuan serta memastikan pelayanan penerbangan dari dan ke Bandara Karel Sadsuitubun Langgur di Ibra tetap berjalan normal.

Sebagaimana informasi yang diterima, alasan pemasangan Sasi Adat oleh sekelompok masyarakat adat Ohoi/Desa Sathean merupakan bentuk ketidakpuasan kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tual yang diduga merugikan salah satu pasangan
Calon Anggota Legislatif (Caleg) Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Provinsi Maluku asal Ohoi/Desa Sathean.

Kendati demikian, setelah melalui dialog dan pendekatan persuasif, dan atas kesadaran sendiri dari kelompok masyarakat adat Ohoi Sathean, maka Sasi Adat dilepas oleh ‘Kubitan Ratschap Ibra Ifit’ didampingi ‘Rat Kirkes Ibra’ disaksikan Pj Bupati bersama Forkopimda.

Terkait dengan pelepasan Sasi tersebut, Pj Bupati Malra menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keikhlasan kelompok masyarakat adat Ohoi/Desa Sathean yang dengan sukarela
meminta ‘Rat Kirkes Ibra’ membuka Sasi adat tersebut.

Baca juga :   Buntut Bentrokan Telan Korban Jiwa, Ketua BPC GMKI Nilai Pemda dan Polres Malra Tak Serius Atasi Persoalan Keamanan

Pj Bupati Jasmono pada kesempatan itu juga menyampaikan kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan dalam proses pesta demokrasi supaya bisa berproses sesuai mekanisme dan prosedur yang diatur sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Di kesempatan yang sama, Rat Kirkes Ibra menyampaikan harapan supaya ke depan hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi, mengingat Bandara merupakan aset
vital yang dilindungi negara dan aset tanah ini, sudah dibayar lunas oleh Pemerintah Daerah sehingga aset bandara tidak lagi ada hubungannya dengan masyarakat adat ‘Ibra Ifit.’

Dari sasi keamanan, Kapolres Malra AKBP. Frans Duma menyampaikan harapan kiranya seluruh masyarakat bisa berpikir positif danmenggunakan jalur-jalur hukum yang berlaku apabila ada rasa ketidakpuasan, serta tetap menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Sementara itu, terpantau aktifitas kedatangan dan keberangkatan penumpang yang menggunakan maskapai penerbangan Lion Air di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur berjalan alot dan normal seperti biasanya. ()