Tinjau Sejumlah Titik, Jasa Raharja dan Korlantas Pastikan Arus Mudik Lancar

IMG-20240407-WA0023

MediatorMalukuNews.com– Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono bersama Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Aan Suhanan, Asops Kapolri Irjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca, dan Dirjen Hubdat Kemenhub Hendro Sugiatno, meninjau langsung sejumlah titik arus mudik yang dilalui warga pemudik.

Peninjauan ini dilakukan di Pelabuhan Merak dan Tol Cikampek KM 57, Sabtu (06/04/2024).

Kegiatan peninjauan ini dilakukan melalui pantauan udara menggunakan helikopter AW-169 yang bertolak dari lapangan Bhayangkara menuju Merak.

Di wilayah Banten, rombongan meninjau tiga pelabuhan utama, yakni pelabuhan Ciwandan, Merak, dan Bandar Bakau Jaya (BBJ).

Rivan menyampaikan, sesuai pantauan itu, diakui terlihat di km 96 terjadi antrean. Namun, antrean tersebut bukanlah kemacetan, melainkan antrean yang merupakan bagian dari delaying system.

“Kalau Anda tahu bahwa roda yang berputar dari kendaraan tidak mungkin bisa mengimbangi daya muat kapal. Jadi perlu dimaklumi oleh seluruh masyarakat pemudik karena harus menunggu ke kapal, sehingga muncul antrean. Dan antrean ini hanya sekitar 1,8 km, atau masih dalam kategori antrean yang wajar,” paparnya.

Baca juga :   Tingkatkan Digitalisasi Sistem Pembayaran, BI Maluku Apresiasi Pembangunan Mall Pelayanan Publik

Demi mengantisipasi kondisi tersebut, seluruh pemangku kepentingan melakukan pembahasan dengan syahbandar, ASDP, dan seluruh pihak terkait, untuk mencoba melakukan percepatan, yaitu dengan pola timbang, bongkar, dan berangkat.

Upaya ini dilakukan untuk lebih mempercepat program delaying system dari 45 menit menjadi lebih cepat sehingga antrean yang 1,8 km tadi semakin berkurang, dan masyarakat tak perlu antre panjang.

“Jadi sabar dulu, nikmati mudik ini dan jangan panik. Tetap ikuti antrean dengan tertib, tidak perlu melanggar lalu lintas agar perjalanan mudik Anda tetap perjalanan yang berkeselamatan,” imbuh Rivan.

Sementara itu, Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Aan Suhanan, mengatakan,
berdasarkan hasil survei Kemenhub, tanggal 6 dan 8 April akan menjadi puncak arus mudik.

“Tadi kami sudah merapatkan barisan dengan Dirjen Hubdat untuk mengelola
Merak, Ciwandan, dan Bandar Bakau Jaya. Mudah-mudahan antrean tidak terlalu panjang,” ujarnya.

Kakorlantas menegaskan, pihaknya berkomitmen terus menjaga kelancaran arus mudik hingga arus balik nanti.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan pengaturan lalu lintas guna memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan selama musim mudik ini,” tegasnya. ()