Baulengi: DPRD Harus Panggil Bupati Gonga soal Pengadaan Gasmedik RSUD Cendrawasih Dobo

IMG-20240608-WA0060

Dobo, MediatorMalukuNews.Com -Pasca bantahan Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga mencuat di publik soal dugaan proyek pengadaan Gasmedik bermasalah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cenderawasih-Dobo yang diberitakan pakai APBD 2019 Rp 1,2 miliar, namun Gonga berdalih itu (Gasmedik) merupakan hibah pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta, ternyata menjadi bahan pertanyaan, dan bahkan disoroti sejumlah pihak yang mendiami daerah julukan ‘bumi jargaria’ itu.

“DPRD Aru harus undang atau panggil Bupati untuk didengarkan keterangannya soal proyek pengadaan Gasmedik (Mesin oksigen) RSUD Cendrawasih Dobo tersebut. Karena pernyataan Bupati bahwa itu merupakan hibah dari Kadin Jakarta. Lantas ditaruh dimana uang Rp.1,2 miliar yang sudah melalui proses pembahasan di DPRD Aru (?),” ujar Buce Baulengi, salah satu tokoh Pemuda Jargaria asal Desa Wokam, Kabupaten Kepulauan Aru kepada wartawan melalui telepon selulernya tadi malam (7/6/2024).

Pemuda ini mengatakan, pernyataan Bupati Gonga Itu harusnya menjadi konsumsi para wakil rakyat masyarakat Aru yang ada di Gedung ‘Senayan Mini’ Dobo, pusat ibukota Kabupaten Kepulauan Aru.

Baca juga :   Pormes : Pembangunan Rumah Sakit Mata di Ambon MenujuĀ  Layanan KesehatanĀ  di Indonesia Timur

Menurut laki-laki ini, mengingat publik di kabupaten penghasil mutiara sudah tahu bahwa uang rakyat dipakai untuk membeli mesin peralatan oksigen itu, sebaliknya Bupati Gonga klarifikasi dan bilang di media publik kalau itu merupakan hibah pihak Kadin Jakarta.

“Untuk itu, persoalan dugaan ini perlu diluruskan oleh Bupati di hadapan wakil rakyat. Karena ini semua demi kepentingan masyarakat. Para wakil rakyat membahas dan menyetujui anggaran Rp.1,2 miliar itu kan, sudah syah mendapat ketukan palu DPRD sehingga dibutuhkan penjelasan dari Bupati Gonga, sehingga perihal ini bisa menjadi jelas. Karena itu semua menyangkut uang negara yang perlu dipertanggung jawabkan,” kata tokoh pemuda tersebut.

Di lain pihak, Bupati Johan Gonga yang dikonfimasi melalui pesan WhatsApp-nya, tidak aktif.
(Ebeth Ms Palpialy).