Isu Balon Bupati Malra Sumbang Ratusan Juta Rupiah di Pesona Meti Kei Hanya ‘Asbun’

IMG-20240608-WA0028

MediatorMalukuNews.com- Sekertaris Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara (Kab. Malra), Budi Fofid menegaskan, isu yang dihembuskan salah satu kandidat Bakal Calon (Balon) Bupati Malra, Veky Suanti dalam pemaparan visi-misi pada ajang ‘fit and proper test’ (Uji kepatutan dan kelayakan) menjadi balon kepala daerah yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Maluku di Kota Ambon belum lama ini dinilai hanya asbun alias asal bunyi terkait dengan pernyataan Suanti yang menyebutkan setiap kali ada ivent pariwisata ‘Pesona Meti Kei’ di Kabupaten Malra, laki-laki ini kerap menyumbang uang ratusan juta rupiah.

Bagi Fofid, pernyataan yang dilontarkan Suanti itu sama sekali tidak benar.

Untuk perihal pernyataan Suanti itu, Fofid membantah keras. Sembari katakan: “Soal isu itu perlu saya luruskan bahwa, hal itu tidak benar. Yang benar adalah pada tahun 2022 ketika saya sebagai Ketua Panitia Pesona Meti Kei, kami mendapat bantuan dana dari pihak sponsor sebesar Rp.20 juta yang diberikan langsung oleh perwakilan sponsor melalui Bapak Arif. Dana itu kami dapat setelah 30 hari kegiatan berlangsung,”ungkap Fofid.

Baca juga :   Cari Bintang Religi Muda, LASQI Kota Ambon Gelar Audisi

Pria ini juga mengaku tahun 2023, yang menjadi Ketua Panitia Pesona Meti Kei adalah Sar Far-far, sementara dirinya (Fofid) hanya sebagai Sekertaris Panitia.

“Waktu itu kita dihubungi oleh pihak sponsor dari Jakarta untuk mensponsori kegiatan tersebut. Namun waktu itu, pihak dinas (Panitia) tak bisa secara langsung menghubungi pihak sponsor. Maka kita pakai vendor sebagai perantara untuk mediasi pihak panitia. Dari sponsor waktu itu kita dapat bantuan dana Rp 45 juta yang diberikan langsung oleh pihak vendor kepada panitia,” beber Fofid.

“Selama dua tahun pelaksanaan Pesona Meti Kei ini, dana yang kami dapat dari pihak sponsor hanya sebesar Rp 65 juta. Jadi kalau ada kandidat calon Bupati Malra tertentu yang mengatakan bahwa dia telah membantu panitia secara pribadi dengan memberikan dana ratusan juta rupiah, maka perlu saya tegaskan hal itu tidak benar,” timpal Fofid pada acara jumpa pers yang digelar di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Malra, baru -baru ini (7/5-2024).

Fofid yang didampingi seluruh kepala bidang di Dinas Pariwisata tersebut juga menantang Suanti.

Baca juga :   Masyarakat Ternate bersama Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Menjaga Kelestarian Penyu di Maluku Utara

Fofid mengatakan, jika Suanti punya data terkait dengan apa yang dipaparkan dalam ‘fit and propertest’ itu ada, maka bisa konfrontir secara besama supaya bisa clear. Sehingga publik juga bisa mengetahui semuanya.

Fofid mengakui dalam momen itu, ada keuntungan yang pihak sponsor dapatkan dari moment pesona Meti Kei. Sebab di arena kegiatan itu, seluruh atribut sponsor dipasang – mulai dari Bandara Pattimura Ambon sampai pusat Kota Ambon, ibukota Provinsi Maluku.

“Kita pasang bendera-bendera PT. Surya Nesen sebagai sponsor. Selain itu, juga kita pasang bendera- bendera Surya tersebut. Kita sebarkan juga di semua titik pelaksanan kegiatan Pesona Meti Kei. Selain disponsori oleh pihak perusahan Surya, ada sponsor lain seperti pihak Bank,” tandasnya.(AL).