Bos Zalemudin Ancam Batal Kerja Proyek SD Negeri Wasarily

IMG-20240710-WA0019

MediatorMalukuNews.com_ Bos Milo Zalemudin, kontraktor CV. Karya Buana Persada, mengancam bakal membatalkan pekerjaan proyek pembangunan Ruang Guru SD Negeri Wasarily, Kecamatan Wetang, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) senilai ratusan juta rupiah yang sudah dipercayakan kepadanya.

Pernyataan yang dilontarkan kontraktor ini diduga merupakan suatu bentuk mau lari dari tanggung jawab atau bisa juga diduga sebagai bentuk ungkapan emosional belaka pasca disorot media massa terkait pekerjaan proyek yang pihaknya tangani (?).

“Terimakasih, bt (Milo) akan batalkan pekerjaan yg ada di situ (Proyek Pembangunan Ruang Guru) SD Negeri Wasarily 🙏🙏🙏,” tulis bos kontraktor yang berdomisili di Tepa, Pulau Babar itu melalui pesan WhatsApp-nya yang dialamatkan kepada wartawan Mediator Maluku News.Com, belum lama ini (10/7/2024).

Pernyataan itu diduga merupakan reaksi emosional Bos Milo Zalemudin setelah membaca berita yang dimuat media ini – dengan judul: “Komite & Ortu Disuruh Bersihkan Lokasi Proyek Pembangunan Ruang Guru SDN Wasarily,” yang diberitakan per 10 Juli 2024.

Ditanya atas dasar apa kontraktor ini mau membatalkan proyek tersebut secara sepihak, Milo Zalemudin menjawab: “Kebetulan uang muka blm cair jadi,” tulis pria ini lagi dalam pesan WhatsApp-nya.

Baca juga :   Selenggarakan Apel PAM Lebaran 2025, PT Jasa Raharja Siagakan Personel di Seluruh Indonesia

Disosor pertanyaan lagi bahwa, kewenangan atau otoritas apa yang disandang Milo Zalemudin sehingga dia berani membatalkan paket proyek yang sudah disepakati sesuai aturan pekerjaan proyek yang dibiayai dengan uang negara tersebut ?
Milo Zalemudin kemudian hemat kata, sembari enggan balik merespon pertanyaan wartawan dengan pesan WhatsApp-nya.

Sebagaimana diketahui, sesuai data yang dihimpun dari Website L PSE MBD, pada tahun 2024, SD Negeri Wasarily mendapat paket proyek pekerjaan dari Dinas Pendidikan MBD Dana DAK Untuk mading-masing pekerjaan proyek Pembangunan Ruang Guru dimenangkan oleh CV Karya Buana Persada dengan Nilai kontrak sesuai HPS senilai Rp:306,575,334,84,_ Sementara proyek pembangunan Rumah Guru dimenangkan oleh CV Eulogia dengan nilai penawaran Rp. 284.284,209,49,- (Ebeth Palpialy)