Tumpukan Jarahan Rangka Jembatan Wertamrian di Pelabuhan Saumlaki Dikembalikan ke BPJN Maluku

IMG-20240814-WA0030

MediatorMalukuNews.com – Potongan rangka baja jembatan Wertamrian yang diduga hasil jarahan yang ditumpuk di lokasi Pelabuhan Saumlaki dan siap dijual ke Pulau Jawa kini terlihat sudah lenyap dari lokasi tersebut. Karena diinformasikan sudah diambil pihak Perwakilan Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (BPJN) Maluku di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Sebelumnya, potongan kerangka jembatan baja diperkirakan seberat dua ton – yang dijepret sebagai dokumentasi dugaan hasil kejahatan, pekan lalu (13/8/2024) kini sudah tak berada di lokasi tersebut.

Informasi dari Anis, Staf Syahbandar Saumlaki usai dikonfirmasi mengaku bakal mendatangi lokasi tumpukan potongan rangka baja di areal otoritas-nya itu, tetapi dia menyatakan barang tersebut sudah tak berada lagi di tempat.

“Barang sdh tidak ada lagi pa,” kata Anis via WhatsApp-nya, Senin (19/8/2024).

Informasi yang diperoleh, barang jarahan ini sebagian diduga sudah dimasukkan ke dalam container untuk siap menunggu angkutan laut untuk bawa ke Pulau Jawa. Sementara informasi lain yang dihimpun juga menyebutkan kalau barang jarahan ini sudah diangkut ke Mess Perwakilan Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional Maluku yang berlokasi di Jalan Poros Saumlaki, pusat ibukota kabupaten julukan ,”Duan Lolat’ tersebut setelah beberapa orang staf BPJN Maluku tiba di Saumlaki, hari Minggu kemarin untuk menelusuri kasus dugaan “Pancuri” aset negara tersebut – yang disebut -sebut dilakukan para “Pemain” besi tua.

Baca juga :   Tanimbar Butuh Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Staf BPJN Maluku, Veky Manusiwa yang dikonfirmasi, Senin (19/8/2024) mengaku pihaknya sudah mengambil kembali sejumlah kerangka potong baja jembatan yang diduga dijarah komplotan tersebut di lokasi pelabuhan Saumlaki.

“Sdh Om,” singkat Staf BPJN Maluku ini via WhatsApp-nya. Sembari irit kalimat ketika disodori pertanyaan lanjut: Apakah pihaknya bakal memproses lanjut oknum -oknum yang diduga terlibat mempreteli jembatan yang dibiayai dengan uang negara itu.(****)