Kampanye Akbar Paslon Lawamena Dihadiri Ribuan Warga
Ambon, MediatorMalukuNews.com- Kampanye Akbar Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa – Abdullah Vanat yang berslogan Lawamena Dihadiri ribuan Warga di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (13/11/1024).
Hadir dalam kampanye Akbar seluruh partai pengusung Lawamena, Ketua Tim Relawan Lawamena, Sam Latuconsina, Ketua Tim Pemenangan Lawamena, Said Assagaf serta lainnya.
Dalam orasi politik, Calon Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengungkapkan ad 7 program prioritas yang dilakukan oleh pasangan Lawamena bagi masyarakat Maluku.
“Dan jika Tuhan berkenan pasangan Lawamena terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur 5 tahun kedepan, maka 7 program prioritas itu akan dilaksanakan,” katanya.
Diakui, beberapa program prioritas diantaranya : membenahi kembali birokrasi yang ada dilingkup Pemerintahan Provinsi Maluku, Masalah kemiskinan, lapangan pekerjaan, dan pendidikan serta kesehatan akan dibenahi.
Olehnya itu, dirinya mengajak masyarakat di Provinsi Maluku dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik pada tanggal 27 November 2024, dan jangan lupa pilih pasangan Lawamena par Maluku Pung Bae.
Ditambahkan pula oleh Calon Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanat bahwa tangisan dan tetesan air mata dirasakan kaum wanita pada 11 kabupaten/kota yang dikunjungi, karena sebagian besar anak-anak Meraka yang telah mencapai gelar sarjana tidak memiliki lapangan kerja yang pasti.
Selain itu, bagi anak-anak negeri Maluku yang ingin mengikuti tes CPNS di Kota Ambon harus meminjam uang ke sana dan kemari.
Maka dengan itu, Vanat berjanji, Jika dikehendaki oleh Tuhan pasangan Lawamena sebagai pimpinan 5 tahun kedepan, maka seluruh derita dan tangisan air mata dari para wanita akan dihentikan, serta akan dilaksanakannya tes CPNS bagi seluruh kabupaten/kota se- Maluku.
Tak hanya itu, Vanat juga membeberkan maraknya kelangkaan BBM yakni minyak tanah yang dirasakan oleh masyarakat di Maluku, dan perputaran ekonomi yang semakin kecil. Sehingga, hal ini akan menjadi konsen pasangan Lawamena untuk memberantasnya di Maluku.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Pemenangan Lawamena, Said Assagaf mengakui sebagai seorang pemimpin haruslah santun dan jangan memakai kekerasan, dan harus memaafkan.
Karena, saya percaya seluruh pegawai di lingkup Pemerintahan Provinsi Maluku adalah pintar-pintar dan berkualitas, sehingga kesalahan ada pada pemimpinnya.
Pasalnya, sebagai seorang Gubernur harus taat kepada aturan yang ada, seperti halnya harus melindungi ASN bukan marah-marah, seorang Gubernur harus tinggal di rumah yang telah disediakan negara bukan rumah pribadi.
“Saya yakin, sosok pimpinan yang bijak ada pasangan Lawamena. Untuk itu, marilah masyarakat Maluku jangan terpuruk dari penderitaan kembali, yang lalu Jangan
dilihat kembali, tapi sekarang gunakan hak pilih kalian dan pilih pasangan Lawamena par Maluku Pung Bae,” ajaknya.
Untuk itu, diharapkan jika pasangan Lawamena dipercayakan menjadi pimpinan 5 tahun kedepan, ada koordinasi dengan pemerintah kota Ambon agar para pedagang kaki lima yang ada jangan lagi diambil pajaknya.
Karena, pedagang kaki lima, mau makan saja susah, belum lagi, apakah dagangan mereka terjual atu tidak.
“Jangan sebagai pemimpin kita arogan dan mau menang sendiri. Hidup itu perlu berbagai, jangan curang dalam berbagi hal,” cetusnya.
Selain itu, dirinya berpesan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku untuk netral, kalau perlu pada debat kedua tidak ada lagi catatan dan sebagainya. Karena, kedapatan ada kebocoran soal pada kegiatan debat pertama. (NR)
