Warga 8 RT di Kelurahan Saumlaki Terima BLT

IMG-20250328-WA0010

MediatorMalukuNews.com_ Lebih dari 100-an Kepala Keluarga (KK) di 8 RT di Kelurahan Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah pekan kemari.

Informasi yang diperoleh, penerimaan BLT untuk 8 RT tersebut, dilakukan di Kantor Lurah setempat.
Pada umumnya, pihak yang mendapatkan bantuan tersebut, merupakan keluarga- keluarga dari warga RT yang berlatar belakang ekonomi kurang mampu.

Diketahui, syarat menerima BLT itu, warga yang sebelumnya sudah terdata harus menunjukan bukti kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada petugas, kemudian diberikan buku tabungan. Dan proses selanjutnya, dana BLT kemudian diambil atau dicairkan di Bank BRI terdekat.

Morensius Teftutul yang sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Lurah dan kini menjabat Lurah Saumlaki, kepada wartawan media ini di ruang kerjanya mengaku, dirinya baru saja diangkat menduduki posisi yang diembannya saat ini. Dan, untuk kegiatan pembagian BLT seperti ini baru pertama kali dilakukan di kantor yang dipimpinnya. Oleh karena itu pihaknya menangani pembagian ini dengan baik, dan tentunya bantuan tersebut dipastikan tersalur ke pihak-pihak yang berhak menerima bantuan pemerintah tersebut.

Baca juga :   Pasca Banjir Bandang, Pertamina Pastikan Ketersediaan BMM di Kelurahan Rua Ternate

Teftutul mengakui, kantor kelurahan yang dipimpinnya saat ini, terus melayani masyarakat kelurahan setempat. Dan, di waktu-waktu mendatang ada banyak pekerjaan yang juga akan ditangani pihaknya. Untuk itu, pihaknya pun terus meningkatkan keterlibatan seluruh perangkat RT/RW di Kelurahan Saumlaki bekerja maksimal untuk melayani masyarakat. Sehingga ke depan, kualitas pelayanan Kelurahan Saumlaki lebih baik lagi.

Lurah bersahaja ini mengaku terus bersinergi dengan berbagai pihak terutama para Ketua RT/RW untuk turut menyukseskan berbagai kegiatan atau program pemerintah yang baru ini, dengan terus berupaya bekerja maksimal dengan semangat juang yang dimiliki guna membangun daerah dan tanah air. (Nely Otmudy)