Wujud Nyata Transformasi Digital Pemkot Ambon, BI Apresiasi Aplikasi SI LAPARD

IMG-20251015-WA0016

Ambon, MMN- Sebagai wujud nyata transformasi Digital Pemerintah Kota Ambon, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Maluku mengapresiasi aplikasi Sistem Informasi Laporan Pemerintah Daerah (SI LAPARD).

Kegiatan Peluncuran Aplikasi SI LAPARD ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota Ambon dan PT. Bank Maluku Maluku Utara, Selasa (14/10/2025).

Menurutnya, inovasi ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel di era digital.

“Nama aplikasinya Si Lapard ini luar biasa. Sistem seperti ini sangat dibutuhkan karena menjadi bagian penting dari integrasi sistem keuangan daerah menuju digitalisasi penuh,” ujarnya.

Ia menegaskan, integrasi sistem digital merupakan sebuah keniscayaan, karena seluruh aktivitas pemerintahan dan transaksi keuangan kini harus berjalan secara transparan, efisien, dan real time.

“Kita berada di dunia digital yang menuntut seluruh transaksi dan kegiatan pemerintahan dilakukan secara transparan dan akurat. Bank Indonesia sangat konsen dan mendukung upaya pemerintah daerah dalam mempercepat elektronifikasi transaksi,” jelasnya.

Ia berkata, pihaknya terus berkomitmen mendampingi pemerintah daerah melalui program dan fasilitasi di berbagai bidang, termasuk percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang sedang dijalankan oleh Kota Ambon.

Baca juga :   Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Launching Program pada Pembukaan Bulan K3

“Kami selalu siap memfasilitasi dan mendukung pemerintah daerah, termasuk membuat program lanjutan di Kota Ambon untuk memastikan digitalisasi transaksi berjalan optimal,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan,  Kota Ambon mencatat capaian positif dalam indeks digitalisasi keuangan daerah.

Menurut data BI, nilai Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kota Ambon mencapai 96, dengan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebesar 2,85, lebih tinggi dibanding rata-rata kabupaten/kota di Provinsi Maluku.

“Angka ini luar biasa. Ambon sudah berada di jalur yang tepat dalam membangun pemerintahan digital yang efisien dan transparan,” katanya.

Ia menilai, capaian tersebut menjadi modal penting bagi Pemerintah Kota Ambon untuk terus meningkatkan layanan publik berbasis teknologi informasi.

Ia menyoroti, peran strategis Bank Maluku-Maluku Utara (BMMU) sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung sistem pembayaran dan pengelolaan keuangan publik.

“Bank Maluku-Maluku Utara ini punya peran penting sebagai bank daerah yang menopang aktivitas sistem pembayaran. Sama halnya seperti kami di Bank Indonesia yang mengelola penerimaan dan pembiayaan negara,” jelasnya.

Baca juga :   Direktur AMO Bertemu Focal Point Daegu City Of Music, Ini Yang Dibahas.

Menurutnya, kehadiran Si Lapard dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem keuangan nasional seperti TIKET (Transaction Interconnection System) dan Online Monitoring System (OMS) untuk mendukung pelaporan dan evaluasi keuangan daerah secara terukur.

“Ke depan, sistem seperti Si Lapard ini bisa terhubung dengan sistem nasional, sehingga proses penerimaan hingga pengeluaran daerah dapat dimonitor langsung dan real time,” ujarnya.

Ia berharap, Pemkot Ambon dan Bank Maluku-Maluku Utara terus memperluas fitur dalam aplikasi Si Lapard agar semakin mudah digunakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.

“Kami berharap ke depan, fiturnya makin lengkap sehingga Walikota dan OPD bisa memantau penerimaan daerah secara langsung, bahkan melalui ponsel. Ini awal yang sangat baik,” tutupnya. (PT)