Negeri Lama Jadi Replika Desa Anti Korupsi 2025 di Kota Ambon

IMG-20251121-WA0016

MediatorMalukuNews.com- Negeri Lama, Kecamatan Baguala, Kota Ambon dinilai sebagai desa bebas korupsi atau didaulat menjadi replika desa anti korupsi tahun 2025 di kota bertajuk ‘manise’ ini.

Atas prestasi membanggakan yang diraih desa ini, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengapresiasi positif sekaligus memberikan penghargaan kepada perangkat Pemerintahan Desa (Pemdes) tersebut.
Dan, itu disampaikan Sekretaris Kota (Sekot), Robby Sapulette mewakili Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena di Café Singgah Doloe, Negeri Lama, Kamis (20/11/25).

“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemdes Negeri Lama, BPD (Badan Permusyawaratan Desa) serta para tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah bekerja keras membangun tata kelola pemerintahan yang baik,” tandas Sekot Robby Sapulette yang membacakan sambutan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena di momen tersebut.

Dikatakan, prestasi yang didapat Negeri Lama merupakan sebuah hal yang membanggakan, terutama soal pencegahan korupsi.
Sebab pencegahan penyimpangan keuangan negara atau korupsi menjadi hal terpenting. Dan, itu
bukan saja dilakukan oleh pemerintah di jenjang lebih tinggi, tetapi itu dilakukan hingga pemerintah terkecil seperti desa atau negeri, atau siapapun juga. Untuk itu, dibutuhkan bantuan semua pihak termasuk masyarakat. Maka, dengan prestasi yang ditorehkan Negeri Lama diharapkan dapat menjadi ‘rolle model’ atau sebagai contoh untuk desa-desa lain di Kota Ambon.

Baca juga :   Pemanfaatan Lahan Tidur di Dusun Ani BinaanTekad SBB, Hasilkan Kemajuan Signifikan Bagi Petani

Untuk itu, Pemkot selalu lebar membuka diri terhadap berbagai masukkan, rekomendasi serta evaluasi yang disampaikan oleh tim penilai. Sebab membangun desa bebas korupsi perlu melibatkan semua pihak termasuk seluruh komponen masyarakat.

Sementara itu, hadir dalam penilaian Negeri Lama sebagai Desa Anti Korupsi, Kepala Inspektorat Kota Ambon, Selly Kalahatu, Kepala Dinas P3AMD, Meggy Lekatompessy dan Camat Baguala, Lenny Lekatompessy. (****)